Bobby Canangkan Medan Bercabang dan Tajir, Kadis PU : Siap Berkolabrasi dengan BWS
MEDAN | halomedan.co
Walikota Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Walikota Medan Aulia Rachman mencanangkan program Medan BERCABANG (Bersih, Cantik dan Tanpa Lubang dan Medan Tajir (Bebas Tanpa Banjir, red). Itulah program unggul atau prioritas dari yang lain sehingga Dinas PU Binamarga Medan mendukung penuh program tersebut.
Demikian disampaikan Walikota Medan melalui Kepala Dinas PU Binamarga Medan Zulfansyah Ali Syahputra ST M EG pada SUMUT24, Rabu (2/6).
Menurut Zulfansyah, daerah-daerah pertumbuhan ekonomi PU Medan akan disupport akses mobilitas jalan dan memastikan pertumbuhan ekonomi itu tidak tergenang banjir.
Karena itu, kita prioritaskan dalam program Medan BERCABANG dan TAJIR. Saat ini dinas PU harus menyelesaikan infrakstruktur jalan begitujuga persoalan drainase yang harus terus dbenahi. Dan siap melakukan kolaborasi dengan kementrian PU pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS.) Dan kita sudah melakukan berbagai pertemuan dengan pihak BWS.
“Kita terus bergerak mendukung program Walikota Medan dan mewujudkan visi dan misi utamanya di Dinas Pekerjaan Umum Medan, dalam melakukan kolaborasi kepada semua pihak untuk sama-sama bersinergi termasuk dengan kementerian PU lewat Balai Wilayah Sungai (BWS). Kini tim kita seudah melakukan pengorekkan drainase dan, perbaikan jalan-jalan berlubang,” terang Zulfansyah.
Masih kata Zulfan mantan Kabag Pembangunan Setdako Medan ini, kendala yang dihadapi dalam memprioritas inprastruktur Kota Medan, minimnya pengalokasi dana seiring kondisi pandemi covid 19 saat ini. Begitupun upaya maksimal untuk memberikan pelayanan pembangunan terus dijalankan. ” Setidaknya, ada 3200 Km Jalan itu baru sekitar 50 Km saja yang di kerjakan dalam setiap anggaran berjalan,” bebernya.
Untuk mengejar target tersebut lanjutnya, sesuai arahan kebijakan Walikota akan menerapkan sistem swakelola yang dibarengi penambahan anggaran pada APBD TA 2021. Masalahnya adalah, kalau semua proses tender banyak makan waktu, sementara kita ditengat harus segera diselesaikan.
Oleh karena target tahun 2021 ini, proyeksi perbaikan jalan harus bisa mencapai 5-0 persen lebih. Dan tahun anggaran 2021 perbaikan infrastruktur jalan bisa terselesaikan pada TA 2022 nantinya.
‘Tahun ini proyek anggaran kita hanya sekitar Rp300 Miliar, itu meliput, belanja pegawai, bayar tenaga honor dan untuk peroyek infrakstruk seperti jalan, drainase dan pembangunan jembatan. Dan sudah pada TA 2020 Walikota Medan sudah memproyeksikan tambahan angagaran mencapai Rp900 milir nantinya, ” bebernya.
Lebih lanjut, pria yang yang dikenal ramah ini, perbaikan jalan yang merupakan prioritas adalah di kawasan Medan Utara. Faktanya ini, terlihat banyak jalan di Medan utara yang rusak. Begitujuga, genangan air jika hujan turun ada pengaruhnya dengan daerah aliran sungai yang melintasi kota. Sehingga perlu kerjasama yang apik, dengan pihak kementeri PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS), agar segera dilakukan pengorekan parit. Karena terjadi pendangkalan sungai-sungai tersebut sehinga aliran air saat hujan turun kurang lancar.
Proyeksi tahun ini yang akan dikorek oleh BWS, beberapa sungai yakni sungai Babura, Bederah dan sungai Belawan. “Kolaborasi antara kementerian PU melalui BWS dan Bina Marga Medan, segera terwujud atasi banjir. Dan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampai di selokan air. Dan marilah kita jaga dan rawat bersama infrastruktur yang ada, “pungkasnya mengakhiri. (w03)