Miris!Guru Ngaji Kecamatan Bilah Hilir Tinggal di Gubuk Reot
LABUHANBATU | HALOMEDAN.CO
Kehidupan seorang guru mengaji di Desa Sei Tarolat Kec. Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Sumut semakin memprihatinkan. Betapa tidak, Sumarni (63) yang tinggal di gubuk milik Baitulmal desa setempat terpaksa meliburkan santrinya.
Pasalnya, kondisi bangunan yang tidak layak huni tersebut jika turun hujan mengalami kebocoran. Sebab, atap bangunan terbuat dari jerami dengan dinding bilik bambu. Belasan tahun Sumami mendidik anak-anak bahkan, ibu-ibu lingkungan setempat mengaji tanpa dibayar di dalam bangunan nyaris roboh tersebut.
Selain nyaris roboh, lantai bangunan tempat para puluhan santri belajar mengaji juga masih tanah dan hanya beralaskan tikar seadanya. Gubuk tanpa dapur berukuran sempit itu juga tidak memiliki dapur dan hanya ada satu kamar tidur.
” Saya tinggal di gubuk ini sudah belasan tahun. Tidak pernah saya meminta jasa dari para santri, saya sudah niatkan bahwa kepada semua yang belajar mengaji tidak akan dipungut biaya,” ungkap Sumarni saat disambangi Rumah Peduli Labuhanbatu didampingi organisasi Persatuan Wartawan Pantai Timur (PAWAPATI), Senin (18/5/2021).
Mengetahui kondisi hunian guru mengaji nyaris ambruk tersebut, penggagas Rumah Peduli Labuhanbatu (RPL) Najib Gunawan beserta Ketua PAWAPATI Joko Warsito Herlambang berinisiatif ingin mewujudkan rumah layak huni untuk Sumarni dengan menggalang donasi melalui Rekening BNI 0904050625 atas nama Supariyono.
” Nenek Sumami tidaklah orang yang mengeluh dengan keadaan. Selama diberi tumpangan, mengajar ngaji bagi warga adalah sumbangan ilmunya buat generasi kita. Maka kami atas nama Rumah Peduli Labuhanbatu serta Persatuan Aktivis Wartawan Pantai Timur dan Pemuda Pesisir Labuhanbatu kembali mengetuk hati para dermawan melalui penggalangan donasi untuk membangun ulang rumah Nenek Sumami,” ujar mereka.
Untuk informasi lebih lanjut, kata Najib, para dermawan bisa menghubungi melalui kontak person Najib Gunawan (08116792711), Joe Weaja (081396880644), Edy Syahputra Ritonga (081364141311) dan Aryo (082170951717).
” Selain materi, kami juga open donasi material berupa baru bata, kerikil, semen, besi, papan, broti, dan jenis lainnya. Insya allah pembangunan secepatnya dimulai dan ditargetkan bulan Mei tahun ini,” kata Najib.(DB)