Minggu, 10 Mei 2026

Pasar Tradisional Marelan Kumuh, Becek Seperti Kubangan Kerbau

Administrator
Selasa, 08 September 2020 09:09 WIB
Pasar Tradisional Marelan Kumuh, Becek Seperti Kubangan Kerbau

MARELAN | Halomedan.co

Pasar Tradisional Marelan jorok, kumuh dan seperti kubangan kerbau, hal itu terbukti dalam pantauan awak Media Sumut24 dilokasi. Senin (7/9), pagi sekitar pukul 08.00 Wib.

Kubangan ini yang berada di dalam pasar tradisional Marelan yang juga aset Pemko Medan yang di kelola PD Pasar Kota Medan, terkesan diabaikan.

Pedagang yang berada di pelataran halaman parkir pasar Marelan yang di dominasi oleh pedagang buah sangat menyesalkan tidak tanggapnya pengelola pasar dalam hal ini kepala pasar Marelan menyikapi kondisi tergenangnya dan seperti kolam di dalam pasar Marelan.

Walau belum resmi sebagai pedagang, karena tempat yang tidak cukup dan segudang permasalahan mulai dari belum keluarnya sebahagian besar surat berjualan pedagang dan yang lainnya menambah total permasalahan yang sangat kompleks di pasar Marelan.

Pedagang meski ada yang tidak resmi, (pedagang buah dan sayuran) namun mereka membayar restribusi harian yang di kutip oleh pengelola pasar, namun tidak sekalipun pengelola membenahi pasar, terlihat di dalam gambar yang di dokumentasikan hari ini.

“Kolam yang ada di pasar Marelan sekali tidak menjadi perhatian pengelola pasar (kepala pasar), ini artinya terjadi pembiaran pembiaran yang akhirnya merusak tatanan pasar sehingga menjadi kumuh dan kotor,” ujar Pedagang di Pasar Tradisional Marelan yang enggan menyebutkan namanya kepada awak Media.

Di mintakan kepada Direksi PD Pasar yang di tunjuk pelaksana tugas Walikota Medan, untuk segera mengevaluasi dan mencopot kepala pasar yang di anggap tak mampu bekerja dalam menciptakan pasar yang bersih dan nyaman.

“Ini aset pemerintah kota medan yang berasal dari uang rakyat, bila tak mampu dan tidak mempunyai kemampuan dalam mengelola pasar, maka jalan satu satunya ya mengundurkan diri,” cetus para pedagang.

DPRD Kota Medan, komisi 3 hendaknya melakukan pengawasan terkait kotor dan kumuhnya aset yang di kelola PD Pasar Kota Medan.

“Karena saat ini pedagang di pasar marelan sangat marah dengan kondisi yang ada, tidak ada perbaikan untuk menuju pasar yang lebih baik, bersih dan nyaman, baik untuk pedagang maupun konsumen,” tegasnya.

Terpisah. Kepala Cabang Pasar Marelan Mahyudin ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppny terkait hal tersebut membenarkan lokasi pasar Marelan rusak dan berlubang serta mengakui adanya pengutipan kepada pedagang.

“Memang benar jalan nya rusak, tapi tadi baru saja ditimbun, dan saya akui memamg ada pengutipan itu untuk uang kebersihan,” terangnya singkat.(Dra)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Wisuda Periode III USU, Rektor Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Integritas

Wisuda Periode III USU, Rektor Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Integritas

USU Perkuat Kepemimpinan Akademik Lewat Pelantikan Dekan dan Direktur Pascasarjana

USU Perkuat Kepemimpinan Akademik Lewat Pelantikan Dekan dan Direktur Pascasarjana

MPW Pemuda Pancasila Sumut  Akan Gelar Qurban di Deli Serdang dan Aceh Tamiang

MPW Pemuda Pancasila Sumut Akan Gelar Qurban di Deli Serdang dan Aceh Tamiang

MIRA Hadir di Sumut, Siap Jadi Media Inspirasi dan Motivasi

MIRA Hadir di Sumut, Siap Jadi Media Inspirasi dan Motivasi

Belajar dari Sungai Shanghai: Mimpi yang Belum Selesai untuk Jakarta

Belajar dari Sungai Shanghai: Mimpi yang Belum Selesai untuk Jakarta

KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif

KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif

Komentar
Berita Terbaru