Selasa, 22 September 2026

Erick: Vaksin COVID-19 Menjadi Quick Win Agar Tidak Terjebak PSBB

Administrator
Kamis, 13 Agustus 2020 04:17 WIB
Erick: Vaksin COVID-19 Menjadi Quick Win Agar Tidak Terjebak PSBB

JAKARTA, Halomedan.co

RUU Cipta Kerja ini pembahasannya sudah melebihi 75 persen. Tentu diharapkan dalam pembahasannya akan terus dilanjutkanMenteri BUMN Erick Thohir mengatakan penemuan vaksin COVID-19 menjadi salah satu “quick win” agar Indonesia tidak terjebak melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

“Tentu sekarang vaksin adalah salah satu ‘quick win’ atau jalan singkat bagaimana kita tidak terus terbebani melakukan PSBB di sana sini. Apakah itu dinamakan terapi penyembuhan, obat-obatan, herbal,” ujar Menteri Erick di Jakarta, Rabu.

Ia menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya terus berupaya menemukan vaksin bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti Lembaga biologi molekuler Eijkman, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Kementerian Riset dan Teknologi, dan universitas-universitas.

“Kerja sama untuk mencoba menemukan vaksin merah putih dan ini masih berlangsung. Laporan terakhir, di tahun 2021 bisa ada jalan keluar, kita menemukan vaksin merah putih,” katanya.

Erick menambahkan, PT Biofarma (Persero) juga sudah menyiapkan kapasitas produksi hingga 250 juta vaksin per tahun.

“Tentu Biofarma juga terus berupaya melakukan kerja sama dengan banyak pihak. Apakah dengan WHO, CEPI, Korea, China dan terakhir dengan UEA,” katanya.

Ia menyampaikan Biofarma mulai melakukan uji klinis COVID-19 fase ketiga di Bandung dengan 1.620 relawan.

“Kalau memang hasilnya baik InsyaAllah di awal tahun depan kita sudah coba lakukan vaksin massal kepada seluruh rakyat Indonesia, yang tentunya vaksin merah putih kita tunggu,” kata Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Saat ini, lanjut dia, Indonesia sangat memerlukan vaksin COVID-19 secepatnya agar kesehatan terjaga sekaligus mendorong ekonomi.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen atau untuk pertama kalinya masuk zona negatif sejak 1999.(ant)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Berubah!

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Berubah!

Terkait Kasus Tersangka Dhody Thahir, Ketua DPRDSU Diperiksa Polda Sumut

Terkait Kasus Tersangka Dhody Thahir, Ketua DPRDSU Diperiksa Polda Sumut

YARA Soroti Sektor Rawan Dugaan Korupsi Aceh Besar

YARA Soroti Sektor Rawan Dugaan Korupsi Aceh Besar

SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Garuda Indonesia, Bahas Peluang Sinergi dan Promosi Aceh

SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Garuda Indonesia, Bahas Peluang Sinergi dan Promosi Aceh

DARI EVALUASI MENUJU AKSI: MENGUBAH RAKOR MENJADI MESIN PERBAIKAN KEMENIMIPAS

DARI EVALUASI MENUJU AKSI: MENGUBAH RAKOR MENJADI MESIN PERBAIKAN KEMENIMIPAS

Kejurnas Bridge ke-60 di Mamuju, Sumut Sabet Perak dan Gelar Pasangan Campuran Terbaik

Kejurnas Bridge ke-60 di Mamuju, Sumut Sabet Perak dan Gelar Pasangan Campuran Terbaik

Komentar
Berita Terbaru