Kasus Kebakaran Pasar Inpres di Lhokseumawe Masih Menunggu Kepastian Tim Labfor
LHOKSEUMAWE, Halomedan.co
Misteri kebakaran pasar inpres Lhokseumawe, masih menjadi pertanyaan besar bagi ratusan pedagang yang lapaknya kiosnya ludes terbakar pada Kamis (9/7/2020) pukul 1.30 WIB lalu. Hingga saat ini, 497 pedagang yang kehilangan lapaknya, akibat hangus terbakar, masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Menyikapi hal tersebut, Polres Lhokseumawe awalnya telah melakukan pengumpulan barang bukti di TKP beberapa hari yang lalu. Hal tersebut untuk pengungkapan kasus kebakaran pasar Inpres Lhokseumwe.
Awalnya pihak Polres setempat telah berkoordinasi dengan Tim Labfor dari Polda Sumut untu segara turun guna menyelidiki kasus kebakaran Pasar Inpres itu.
“Namun hingga sekarang, Tim Labfor dari Polda Sumut, belum bisa memberi kepastian untuk bisa turun atau tidak dikarenakan kawasan Medan masuk Zona Merah Covid-19,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKB Eko Hartanto SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetya SIK, kepada wartawan, Senin (20/7/2020).
Lanjut dijelaskan Iptu Yoga, adapun barang bukti yang diamankan yakni meteran listrik, kipas angin, dan kabel bentuk tembaga.
Namun, sambung Kasatres, apabila Tim Labfor tidak memungkinkan turun ke lokasi, maka pihaknya akan meingirim barang bukti tersebut ke Polda Sumut sebagai bahan penyelidikan kasus kebakaran Pasar Inpres.
“Jadi untuk mengungkapkan motif dan penyebab kebakaran itu kita butuh waktu, karena Tim Labfor masih belum bisa memastikan untuk bisa turun ke TKP sehingga akan memakan waktu lama,” bebernya.
Katanya, langkah tepatnya, kita akan berkoodinasi kembali untuk mengirim barang bukti tersebut ke Labfor Polda Sumut.
“Nanti setelah keluar hasil penyelidikan, baru akan diketahui penyebab kebakaran, apakah akibat arus pendek atau memang ada unsur lainnya. Dalam waktu dekat ini hasil investigasi penyebab kebakaran hebat itu akan kita ungkapkan berdasarkan hasil Labfor,” demikian Iptu Yoga Panji Prasetya SIK.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, ratusan lapak, ruko dan kios yang ada di lokasi Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, ludes terbakar. Saat peristiwa kebakaran hebat yang terjadi, Kamis (9/7/2020) pukul 1.30 WIB.
Kebakaran tersebut juga membuat warga di sekitar pasar Inpres yang sudah tertidur lelap berhamburan berlarian. Dalam kondisi panik sambil menyaksikan amukan kobaran api yang semakin membesar diterpa angin kencang.
Menurut keterangan, Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 0107 Kota Lhokseumawe, Ridwan Ishak, kepada wartawan di lokasi kejadian, kobaran api diduga berasal bangunan bagian tengah pasar Inpres.
”Semakin lama api semakin membesar. Kita tidak tahu penyebab percikan api dari mana,” katanya.
Sementara itu dikatakannya, sejumlah armada Pemadam Kebakaran (damkar) terus berdatangan dan tiba di lokasi beberapa saat setelah kebakaran. Menurutnya petugas kesulitan untuk memadamkan si jago merah.
Aparat Kepolisian dibantu, Anggota RAPI terpaksa mengambil tindakan memblokir jalan menghalau kendaraan warga, guna memudahkan Damkar menjangkau lokasi kebakaran.
Informasi yang dihimpun Serambinews.com, di lokasi kebakaran, Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah seluruh bangunan roko dan kios ludes dilalap sijago merah.
Pascakejadian ini hanya satu Blok Ruko yang dapat diselamatkan. Belum bisa dipastikan untuk kerugian namun, sementara ini ditaksir mencapai Milyaran rupiah, dan tidak satupun pedagang yang berhasil menyelematkan harta benda mereka dari amukan sijago merah tersebut.(red)