Di Blang Panjoe Kutablang Kodim Bireuen Bangun Rumah Warga Miskin
BANDA ACEH, Halomedan.co
Bertempat di Dusun Dayah Bate, Gampong Blang Panjoe, Kutablang, Kodim 0111/Bireuen kembali membangun satu rumah layak huni kontruksi semi permanen tipe 36, bagi warga miskin.
Dalam pengerjaan pembangunan rumah tersebut ditargetkan selesai 15 hari ke depan, pekerjaan pembangunan rumah tersebut sudah dimulai, Senin (29/06/2020) atau tiga hari lalu.
Rumah yang dibangun milik Junaidi (38) pekerjaannya sebagai buruh pengangkut pasir ditempati bersama istrinya Rahmawati dan dua anaknya, yaitu Riski Aulia (7) dan Najwa Fitri (3) rumah sebelumnya tidak layak huni.
Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Zainal Abidin Rambe, S.Sos melalui Danposramil Kutablang Pelda Zulfuedi didampingi Babinsa Blang Panjoe, Koptu Muhammad Darmaya kepada Serambinews.com, Rabu (01/07/2020)
mengatakan, selama ini Junaidi menempati rumah tidak layak huni kondisi “tembus pandang”.
Kondisi tembus pandang, artinya sudah rusak parah, dinding sudah bolong-bolong maupun kondisi lainya tidak memungkinkan lagi sebagai tempat tinggal.
Pembangunan rumah layak huni untuk seorang warga miskin di Blang Panjoe, dibiayai sumber dana infak anggota Kodim 0111/Bireuen.
Pekerjaan ditangani oleh tukang TNI dari anggota Kodim dan juga personil Posramil Kutablang, program tersebut dilakukan setiap bulan ke setiap kecamatan lainnya.
“Harapan kita rumah tersebut merupakan kebutuhan primer manusia, dengan kita bangun rumah ini dapat membantu warga belum memiliki rumah layak untuk di huni.
Kepada prajurit kita juga berharap selalu menyisihkan rezekinya sedikit membantu masyarakat sekitarnya,” ujar Pelda Zulfuedi.
Keuchik Blang Panjoe, Mulyadi (33) berterimakasih kepada Kodim 0111/Bireuen telah membantu bangun rumah layak huni bagi Junaidi, salah satu warga miskin digampong itu. Sehingga sudah memiliki tempat tinggal layak huni.
Sedangkan dari pemerintah gampong juga sudah merehab enam rumah warga miskin dan tahun ini dihentikan dulu sebab ada penanganan untuk Covid-19. Nantinya akan dilanjutkan ke depan masih ada beberapa rumah perlu perbaikan.
Junaidi juga berterimakasih dan Kodim 0111/Bireuen membangun rumah layak huni ditempati bersama istri dan dua anak masih kecil-kecil.
“Saya setiap hari kerja mengangkut pasir dari sungai, sehari kadang-kadang memperoleh Rp 30.000, ada juga dapat sampai Rp 50.000/hari,” ujarnya.(red)