Minggu, 22 Maret 2026

Banjir Bandang di Kampung Paya Tumpai Baru Sejumlah Warga Diungsikan, Ruas Jalan Bireuen-Takengon Ditutup Sementara

Administrator
Kamis, 14 Mei 2020 09:25 WIB
Banjir Bandang di Kampung Paya Tumpai Baru Sejumlah Warga Diungsikan, Ruas Jalan Bireuen-Takengon Ditutup Sementara

TAKENGON, Halomedan.co – Paska musibah bencana alam banjir bandang yang melanda Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah yang terjadi, Rabu (13/5/2020) siang pukul 15.30 WIB, sontak membuat masyarakat heboh dan panik.

Pasalnya, akibat banjir bandang yang datang secara tiba-tiba itu telah mengakibatkan sejumlah kondisi rumah rusak parah dan akses jalan berubah menjadi aliran sungai berwarna coklat kehitaman.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, sejumlah Kepala Keluarga (KK) terpaksa diungsikan ke Gedung Sekolah Dasar (SD) yang ada di daerah itu.

Selain kondisi rumah yang terdampak belum bisa ditempati, juga cuaca masih diguyur hujan sehingga dikhawatirkan banjir akan kembali terjadi.

Ditambah lagi, mengingat kondisi guyuran hujan masih terjadi dan suasana gelap sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pembersihan

Lokasi pengungsian tidak jauh dari tempat banjir bandang, namun diperkirakan lebih aman untuk sementara bagi warga yang rumahnya terdampak.

Rata-rata, rumah warga yang berada di lintasan banjir bandang dipenuhi lumpur hingga setinggi lutut orang dewasa bahkan sebagian lebih. Banyak barang-barang seperti perabotan rusak karena terendam air bercampur lumpur.

“Kami sudah menyiapkan tempat penampungan bagi para korban, termasuk juga segera membuat dapur umum bagi para pengungsi,” kata Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Shabela juga mengingatkan, agar warga di lokasi kejadian untuk dapat segera mengungsi di lokasi yang sudah disediakan karena melihat kondisi cuaca yang masih tidak memungkinkan.

“Saya minta, untuk malam ini mereka harus mengungsi demi menjaga keselamatan. Disamping cuaca, juga kondisi rumah mereka sebagian ada yang hanyut terbawa air bah,” jelasnya.

Ketika disinggung berapa jumlah kerusakan, Shabela belum bisa memastikan karena masih dalam proses pendataan. Meski begitu, dia memperkirakan, jumlahnya mencapai puluhan karena yang terdampak ada dua kampung.

“Tapi hasil pantauan kami, jumlah terdampak sampai puluhan. Tadi saja, ada tiga mobil yang rusak dibawa banjir,” sebut Shabela Abubakar.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nono Suryanto menambahkan selain telah menerjunkan sejumlah personel untuk mengatur akses lalu lintas, juga mengerahkan sejumlah anggota kepolisian untuk mengawasi rumah rumah warga di daerah itu.

“Sebagian warga kan mengungsi, jadi kita akan mengawasi rumah mereka, agar tidak terjadin hal yang tidak kita inginkan,” kata Nono Suryanto.

Sementara itu, akibat musibah banjir bandang tersebut, akses menuju Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah ditutup sementara.

Pasalnya, lokasi banjir bandang terjadi di lintasan ruas jalan Nasional Bireuen-Takengon, sehingga sangat rawan untuk dilintasi kendaraan.

Hingga petang ini, kendaraan yang hendak keluar maupun masuk ke Kota Takengon, tidak diperbolehkan melintas di lokasi banjir bandang. Alhasil, sempat terjadi antrean panjang kendaraan di lokasi kejadian.

Sebagian terpaksa berbalik arah dan beberapa diantaranya menunggu hingga proses pembersihan badan jalan selesai dilakukan.

Adanya larangan melintas karena kondisi badan jalan di kawasan Paya Tumpi masih dialiri air bah serta tumpukan material. Dikhawatirkan, bila dilalui kendaraan berpeluang terbawa arus serta rawan terjadinya kecelakaan.

“Kami sudah siapkan personel untuk menjaga arus lalu lintas tetap lancar, namun untuk beberapa jam ditutup mengingat kondisinya masih tidak mungkim dilalui kendaraan,” kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nono Suryanto yang ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Nono Suryanto, mengingat ruas jalan tersebut, merupakan akses utama bagi masyarakat yang ingin keluar maupun masuk ke Kota Takengon, sehingga proses pembersihan harus cepat dilakukan sehingga arus lalu lintas bisa kembali lancar.

“Kami bersama jajaran TNI, akan bersama sama membantu agar proses penanganan musibah ini, bisa segera dilakukan, sehingga aksesnya bisa dibuka kembali,” ungkapnya.

Sementara itu, beberapa saat setelah terjadi banjir bandang, Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, didampingi Dandim 0106, Letkol Inf Valyan Tatyunis, Kapolres AKBP Nono Suryanto langsung menyambangi lokasi kejadian. Beberapa unit alat berat dikerahkan untuk melakukan proses pembersihan. Bahkan hingga malam ini, pembersihan ruas jalan yang tertimbun material masih berlangsung.(red)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri Rayakan Idul Fitri dengan Suasana Hangat Kebersamaan Keluarga

Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri Rayakan Idul Fitri dengan Suasana Hangat Kebersamaan Keluarga

Makkah, Arab Saudi — Suasana Khidmat Idul Fitri di Masjid Agung

Makkah, Arab Saudi — Suasana Khidmat Idul Fitri di Masjid Agung

Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang

Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang

Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan

Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan

Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya

Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya

Prabowo Gelar Halal Bihalal Bersama Menteri di Istana Merdeka

Prabowo Gelar Halal Bihalal Bersama Menteri di Istana Merdeka

Komentar
Berita Terbaru