Minggu, 22 Maret 2026

44 Orang Pekerja Migran Ilegal Diamankan

Administrator
Selasa, 28 April 2020 05:17 WIB
44 Orang Pekerja Migran Ilegal Diamankan

MEDAN , halomedan.co – Belawam. Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA) Lantamal I, Koarmada I, kembali mengamankan 44 orang pekerja migran tanpa dokumen resmi yang melakukan perjalanan tidak resmi dari Malaysia di Pantai Bersaudara, Simandulang, Kabupaten Labuhanbatu Utara Sumatera Utara. Senin (27/4/2020) pagi

Pengamanan berawal dari patroli yang dilakukan Kapal Patkamla (Patroli Keamanan Laut) SLG I-1-57 Lanal TBA di Tanjung Siapiapi, Kabupaten Asahan. Tim F1QR Lanal TBA mendapat informasi adanya kapal nelayan bermuatan manusia yang bergerak ke arah Sungai Leidong saat dini hari.

Beberapa melayan melihat sebuah kapal menurunkan orang di Pantai Bersaudara, Desa Simandulang. Saat itu Tim segera meluncur dan pada jam 05.05 WIB, tim mendapati 44 orang diduga TKI ilegal berada di pantai. Sedangkan kapal yang mengangkut TKI ilegal tersebut tidak ditemukan Tim F1QR Lanal TBA. “Diduga kapal tersebut sudah masuk ke Sungai Leidong,” kata Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin melalui Papen Penerangan Lantamal I, Letda Mega Paniturjaya .

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dipastikan bahwa ke-44 orang tersebut adalah TKI ilegal yang berusaha masuk, dibantu oleh nelayan yang berada di sekitar perairan tersebut, Patkamla SLG I-1-57 Lanal TBA melakukan evakuasi ke-44 orang TKI ilegal melalui laut menuju Posmat Bagan Asahan. Hal ini dikarenakan posisi pantai jauh dari pemukiman penduduk dan akses kendaraan dari darat sulit dilalui.

Setibanya di Posmat Bagan Asahan, Ke-44 orang TKI ilegal yang terdiri dari 38 Orang laki-laki, 4 orang perempuan dan 2 orang anak laki-laki diberlakukan prosedur tetap pemeriksaan Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Lanal TBA, yakni pemeriksaan kesehatan, pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan termasuk barang bawaannya.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid di Belawan, mengatakan, setelah berkali-kali tertangkap oleh petugas patrol kapal nelayan menurunkan penumpang TKI ilegal dari Malaysia, Pantai Bersaudara, Simandulang yang sulit dijangkau, menjadi pilihan para penyelundup TKI guna mengelabui petugas.

“Hal ini sangatlah berbahaya terutama dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Apabila membawa virus dari luar sampai lolos begitu saja dan berbaur dengan masyarakat tanpa dilakukan terlebih dahulu pemeriksaan kesehatan, maka akan sangat berbahaya dan menjadi sebab penyebaran virus corona yang saat ini sedang sama-sama kita lawan,” kata Danlantamal

TNI AL, mhususnya Lantamal I, katanya, melalui lanal-lanal jajaran terus melakukan patroli dengan intensitas yang tinggi, dalam sepekan terakhir sudah melakukan penangkapan dan pengamanan terhadap para penyelundup yang berusaha memasukan para TKI secara ilegal” ungkap Danlantamal.

“Lanal Tanjung Balai Asahan sendiri sampai dengan saat ini sekurangnya telah mengamankan 350 orang TKI ilegal yang terdiri dari 286 laki-laki, 59 perempuan dan 5 anak-anak yang kesemuanya itu dipastikan melalui pemeriksaan kesehatan oleh Satgas Covid-19 Lanal TBA serta pemeriksaan lanjutan dan karantina oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tanjung Balai ataupun Kabupaten Asahan,” pungkas Danlantamal. (Red)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Sukses Amankan Mudik Lebaran, Kyai Khambali Apresiasi Kinerja Kapolda Sumatera Utara dan Perlu Antisipasi Gerakan Radikal Pa

Sukses Amankan Mudik Lebaran, Kyai Khambali Apresiasi Kinerja Kapolda Sumatera Utara dan Perlu Antisipasi Gerakan Radikal Pa

Donasi Tanpa Kas Masjid, Haji Teuku Soelaiman Rasakan Ketenangan Batin

Donasi Tanpa Kas Masjid, Haji Teuku Soelaiman Rasakan Ketenangan Batin

LIPPSU Salurkan 300 Paket Sembako untuk Kaum Duafa di Medan dan Aceh Tamiang

LIPPSU Salurkan 300 Paket Sembako untuk Kaum Duafa di Medan dan Aceh Tamiang

Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Di Penghujung Ramadan, Dua Sahabat Jurnalis Kenang 25 Tahun Kebersamaan dan Komitmen Profesionalisme

Di Penghujung Ramadan, Dua Sahabat Jurnalis Kenang 25 Tahun Kebersamaan dan Komitmen Profesionalisme

Komentar
Berita Terbaru