Kata Aulia, Pilkada Medan Bakal Nasution vs Nastuion Bertarung?
Medan, Antiklimaks Pilkada Medan–Tak seperti yang saya bayangkan, Pilkada Medan 2020 ini rasanya tidak ikut siklus 10 tahunan yang selama ini saya prediksi. Jika Pilkada Medan 2010 dipadati para calon walikota, kini rasanya akan kembali terulang Pilkada 2015. Pilkada Medan kemungkinan akan hanya diikuti 2 pasang calon walikota Medan dan itu pun bermarga sama: NASUTION.
Ketika Pilkada 2010, saya terlibat di Tim Rahudman-Eldin secara aktif. Kala itu, ada 11 pasangan calon walikota dan wakil walikota. Bayangkan, 11 pasangan calon! Kalau tidak salah, 5 paslon berasal dari perseorangan serta sisanya diusung parpol.
Kerasnya pertarungan Pilkada Medan 2010 sangat terasa. Di putaran pertama Paslon Rahudman-Eldin kalah tipis dari Paslon Sofyan Tan-Nelly. Tiket ke putaran ke dua kemudian dipegang paslon ini. Dan seperti sudah diprediksi banyak orang, di Pilkada Medan 2010 putaran kedua, paslon Rahudman-Eldin menang dengan mudah. Isu agama berseliweran ganas. Al Maidah 51 jadi bahan kampanye.
Paslon Sofyan Tan-Nelly ketika itu tak berkutik. Mesjid-mesjid mengkampanyekan memilih pemimpin seiman. Majelis taklim dikerahkan menggiring opini. Dan, di suatu sore di Hotel Arya Duta Medan, kami dari Tim Rahudman-Eldin bersorak gembira. Kemenangan sudah di depan mata. Walaupun kemudian ada gugatan ke MK, namun akan sangat mudah diatasi. Sejumlah pengacara sudah siap.
Begitulah…kini Pilkada Medan yang hanya berhitung bulan jelang masa pendaftaran, sepi peminat. Yang merasa tokoh parpol enggan maju. Banyak alasannya. Yang merasa tokoh pemuda atau masyarakat pun payah cakap untuk mengajukan diri. Situasinya tergiring secara alami menjadi seperti saat ini.
Adalah menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution dan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution yang kemungkinan akan bertarung. Dan kalau memang ini terjadi, sambil minum kopi sanger di warkop jurnalis Medan pun, kita sudah tahu siapa yang unggul dan dilantik. Itu saja. Sekian dan terimakasih. #AAisme