Liverpoll Diambang Juara Liga Inggris
Liverpool kian dekat dengan gelar Liga Inggris pertama mereka dalam 30 tahun. Mereka ‘hanya’ perlu meraih 30 poin tambahan di 16 laga tersisa.
The Reds baru saja menekuk rival abadi mereka, Manchester United, dengan skor 2-0 di Anfield, Minggu (19/1/2020). Hasil tersebut membuat Liverpool sudah mengoleksi 64 poin dari 22 pertandingan.
Jarak poin dari dua rival terdekat mereka, Manchester City dan Leicester City, juga semakin melebar. Pasalnya, Citizens hanya bermain imbang 2-2 melawan Crystal Palace, sementara The Foxes tumbang 1-2 dari Burnley. City kini memiliki 48 poin, sedangkan Leicester 45 poin. Kedua tim sudah menyelesaikan 23 laga.
Dengan jarak yang sedemikian jauh serta konsistensi yang terjaga, Liverpool disebut hanya tinggal menunggu waktu untuk dinobatkan sebagai pemenang Premier League 2019/20.
Tak hanya itu, tim asuhan Juergen Klopp juga bisa memecahkan rekor lainnya, yakni peraih gelar Liga Inggris tercepat sepanjang sejarah.
Menukil BBC, sejauh ini, tim yang mampu menjuarai Liga Inggris paling cepat dilakukan oleh Manchester United di musim 2000/01. Skuat asuhan Sir Alex Ferguson itu meraihnya pada tanggal 14 April 2001. Mereka menyisakan 5 laga kala itu.
Manchester City juga memenangi Liga Inggris 2017/18 dengan menyisakan 5 pertandingan, namun mereka baru memastikan gelar juara pada 15 April 2018.
Nah, Liverpool bisa mengalahkan catatan duo Manchester tersebut. Syaratnya, Mohamed Salah dkk harus bisa memenangi 10 laga beruntun di Liga Inggris, dengan asumsi City yang menjadi pesaing terdekat juga selalu menang.
Sepuluh pertandingan itu dimulai dari menghadapi Wolverhampton Wanderers di pekan ke-23, Jumat (24/1/2020) dini hari WIB hingga melawan Manchester City di Etihad Stadium pada pekan ke-32, Sabtu (4/4/2020).
Jika berhasil menyegel ke-10 laga itu dengan raihan tiga poin, maka otomatis Liverpool akan menjadi juara. Tak hanya menjadi yang tercepat sepanjang sejarah Premier League (4 April 2020), namun juga dengan sisa pertandingan yang masih banyak, yakni 6 pertandingan.
Jika City dilanda inkonsistensi, bukan tak mungkin gelar juara itu semakin cepat diraih, tentu dengan catatan Liverpool juga tak tergelincir. Bagaimana, The Reds, bisa pecahkan rekor tersebut?
Memori buruk di musim lalu membuat Virgil van Dijk enggan membahas soal gelar juara Liga Inggris. Ia ingin Liverpool tetap fokus di sisa musim ini.
Liverpool memenangi duel bertajuk North West Derby kala menghadapi MU di Anfield pada pekan ke-23 Liga Inggris, Minggu (19/1/2020) malam WIB. Mereka unggul 2-0 berkat gol dari Van Dijk serta Mohamed Salah.
Kemenangan ini membawa Liverpool semakin tak tergoyahkan di puncak klasemen dengan 64 poin. Si Merah unggul 16 angka dari Manchester City di urutan kedua.
Hal ini membuat para fans Liverpool yakin tim kesayangan mereka bakal mengakhiri 30 tahun puasa gelar Liga Inggris. Nyanyian “kami akan memenangkan liga” bahkan sudah mulai bergemuruh di Anfield saat pertandingan.
Namun, Van Dijk menegaskan timnya tak akan larut dalam euforia ini. Pengalaman buruk di musim lalu membuat para penggawa Liverpool memilih untuk membumi dan enggan membicarakan soal gelar Liga Inggris.
Musim lalu, pasukan Juergen Klopp harus merelakan gelar juara yang sudah di depan mata melayang ke tangan Manchester City. Menurut Van Dijk yang terpenting saat ini bagi Liverpool adalah fokus untuk menghadapi laga selanjutnya.
“Semua orang ingin kami mengatakan sesuatu tentang itu tetapi kami tidak akan terbawa. Kami dalam tim tidak dapat melalukannya dan tidak akan,” ujar Van Dijk saat ditanya mengenai peluang juara Liverpool dikutip dari Sportkeeda.
“Saya pikir apa yang kami alami tahun lalu membuat mental kami seperti ini. Kami hanya ingin bermain laga per laga, berusaha untuk tetap fit dan terus berkembang. Bahkan setelah kemenangan fantastis yang memang layak kami terima hari ini,” jelasnya menambahkan.tik