Sabtu, 31 Januari 2026

Kadisnaker Tobasa TS dan NS Tersangka Korupsi

Administrator
Kamis, 05 Desember 2019 05:40 WIB
Kadisnaker Tobasa TS dan NS Tersangka Korupsi

Balige|halomedan.co
Kejaksaan Negeri Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) secara resmi melakukan penahanan terhadap Kadis Tenaga Kerja Tobasa TS dan NS (Pejabat Pembuat Komitmen) dugaan tersangka korupsi diduga telah merugikan negara sebesar Rp264 juta dari kegiatan proyek padat karya. Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Tobasa melalui Kasi Intel, Gilbeth Sitindaon, Rabu (4/12/2019) di Kantor Kejaksaan Tobasa di Balige.

Gilbeth Sitindaon mengatakan, penetapan tersangka kepada TS dan NS adalah merupakan tindak lanjut penggeledahan di Kantor Disnaker oleh Kejaksaan waktu lalu dan saat ini sudah mendapat hasil yakni ada 2 orang sebagai penanggungjawab menjadi tersangka.

“Kedua tersangka saat ini dalam penahanan pihak kejaksaan. Hal ini dilakukan agar tersangka tidak melarikan diri,” ucapnya.

Kasi Intel yang juga didampingi Jaksa Penyidik Andre Pasaribu dan Kasi Pidsus, Hiras Nainggolan menyampaikan kasus dugaan korupsi dana padat karya di Dinas Tenaga Kerja Toba Samosir akan tetap berlanjut dan tidak menutup kemungkinan penetapan tersangka lain.

“Tentu semua atas hasil penyelidikan hingga saat ini sudah lebih dari 20 orang dipanggil dan diminta keterangan termasuk juga pihak ketiga yang terlibat dalam kegiatan, ” ucapnya.

Kasi Pidsus, Hiras Nainggolan memperjelas bahwa TS dan NS dilakukan penahanan terhitung hari Rabu (4/12/2019) pukul 09:00 WIB. Terkait saksi yang diminta keterangan pada hari yang sama ada sebanyak 9 orang.

“Kejaksaan tidak pernah berdiam diri namun untuk menindaklanjuti harus teliti dan butuh waktu baik keterangan saksi maupun hasil audit independen,” ungkapnya.

Diketahui, kasus dugaan penyelewengan uang negara pada kegiatan padat karya sebanyak 17 paket senilai Rp 1,7 milyar dengan sumber dana dari APBD Tahun Anggaran(TA) 2018.

Terpisah, Sekdakab Tobasa Drs Audi Murphy O Sitorus SH MSi, di ruang kerjanya mengaku tidak mengetahui soal penahanan yang dilakukan terhadap kepala dinas tenaga kerja dan stafnya.

Audi mendukung pihak Kejaksaan melaksanakan tugas dalam penegakan hukum, namun jika ada kemungkinan upaya hukum untuk hal hal yang meringankan pasti akan dilakukan.

“Sesama ASN kita turut prihatin, namun kita mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan Kejari. Jika nanti ada upaya hukum untuk hal hal yang meringankan, kita pasti akan lakukan”, sebutnya. (des)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Wali Kota Medan Buka Festival Gebyar Salawat Antar Masjid se-Kota Medan

Wali Kota Medan Buka Festival Gebyar Salawat Antar Masjid se-Kota Medan

*Komisi XIII Dukung Pemindahan Napi Korupsi Pakai HP di Medan ke Nusakambangan*

*Komisi XIII Dukung Pemindahan Napi Korupsi Pakai HP di Medan ke Nusakambangan*

Mahasiswi Indonesia Yelly Putriyani Viral di Wisuda Al-Azhar Mesir, Wakili Mahasiswi Asing Sampaikan Pidato

Mahasiswi Indonesia Yelly Putriyani Viral di Wisuda Al-Azhar Mesir, Wakili Mahasiswi Asing Sampaikan Pidato

Ketua BAKOPAM Sumut Hadiri Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama, Ibnu : Peran Besar NU dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Ketua BAKOPAM Sumut Hadiri Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama, Ibnu : Peran Besar NU dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Sinyal Kuat dari Pusat: SOKSI Sumut All-Out Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1

Sinyal Kuat dari Pusat: SOKSI Sumut All-Out Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1

Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon

Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon

Komentar
Berita Terbaru