Kapoldasu : Teroris Terus Kita Kejar
Medan, Pasca Bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan, agar kita tetap waspada. “Teroris akan terus kita kejar, karena kuat dugaan masih banyak pelaku-pelaku lainnya berkeliaran untuk menjadi aktor dalam melakukan bom bunuh diri, meski aparat kepolisian telah mengamankan beberapa terduga teroris lainnya,” ujar Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto, Minggu (17/11).
Untuk menjadi aktor yang berperan tidak memakai waktu lama dalam menjalankan bom bunuh diri di tempat tertentu. “Dalam sehari atau dua hari bisa langsung jadi aktornya. Maka kita harus selalu waspada,” tegas Jenderal Bintang Dua ini lewat pesan WhatsApp kepada wartawan.
Pasca kejadian bom bunuh diri di Polrestabes Medan ini, Tim Gabungan Polda Sumut dan Tim Densus88, telah berhasil mengamankan 18 orang terkait ledakan bom bunuh diri di halaman Mapolrestabes Medan.
KapoldaSU ketika ditanyakan tentang nama kelompok atau jaringan para pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan mengatakan,”soal ini biar Mabes Polri yang akan menjelaskannya,” ujar Kapoldasu.
Dalam insiden penangkapan kelompok bersenjata diduga teroris di Dusun I Kikik, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, ada anggota Densus 88 yang mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan paha, saat ini korban yang terluka dalam perawatan di RS Bhayangkara Polda Sumut.
Agus menjelaskan juga, ada dua terduga teroris yang ditembak mati karena berusaha melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam dan satu orang diamankan.
Disebutkan, terduga teroris membawa senjata api rakitan kaliber 22 milimeter. Peran dua terduga teroris yang mati adalah perakit bom yang digunakan RMN selaku pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.
Hingga saat ini petugas gabungan Polda Sumut dan Tim Densus 88 masih melakukan pendalaman hingga kedua rumah terduga bom bunuh diri di Polrestabes Medan tersebut. (W05)