HUT ke 334 Kecamatan Wanayasa, " Ingin Maju Harus Ikuti Manajemen Keluarga Rasulullah SAW
WANAYASA I Halomedan.co
Dalam Rangka hari jadi Kecamatan Wanayasa ke 334. Masyarakat menggelar tablig akbar sekaligus memperingati Maulid Nabi SAW di Masjid Al Jihad, Sabtu (9/11). Hadir Tokoh Nasional, asal Purwakarta, Suherman Saleh Alias Datuk Mojo Nansati, Dalam sambutannya menjelaskan, Jika masyarakat Wanayasa ingin maju harus mengikuti manajemen keluarga Rasulullah SAW, yang memiliki perencanaan yang matang, pelaksaan yang tepat, pengawasan yang ketat, itulah manajemen Rasulullah yang harus kita wujudkan dalam menciptakan keluarga, masyarakat Wanayasa yang aman, tenteram, dan bermartabat.
Sementara Camat Wanayasa, Jaya Pranolo, S. Stp, M. Si, mengatakan, dibutuhkan kerjasama yang mantap semua unsur masyarakat untuk membangun Wanayasa, saat ini ada yang mengacam para generasi muda kita yang harus serius kita tanggulangi seperti Anacaman Narkoba dan Pergaulan bebas dan harus sama-sama kita berantas yang dimulai dari keluarga kita masing-masing, ucapnya.
Hadir dalam acara itu mewakili Kapolsek, tokoh masyarakat, agama, budayawan dan majlis taklim Wanayasa. Sebagai ustad dihadirkan dari Jakarta,Dr. (C) Danial Idrus, Dr. (C) M. Isnaini, Dr. (C) Hotmatua Paralihan, Dr. (C) A. Fitroh.
Al Ustadz Hotmatua Paralihan, menyampaikan, ” Seorang penulis Barat Michael H. Hart, menulis judul buku, The 100 Ranking of the Most Influence in History, 100 tokoh berpengaruh dalam sejarah, disana disebutkan Rasulullah no. 1, secara ilmiah dapat dibuktikan Setiap detik ada yang bersalawat di muka bumi ini, maka dengan maulid nabi ini kita banyak berselawat kepada nabi. Dengan kecintaan masyarakat Wanayasa kepada nabi maka insaallah silaturrahmi akan terbangun, generasi muda Wanayasa akan maju dengan meneladani Tokoh dan yang lahir dari Tanah Wanayasa, seperti Dalem Aria sebagai pendiri kota Wanayasa, Yogi S. Memet, yang puncak karirnya menjadi menteri dalam negeri zaman orde Baru. Harus percaya dan taat pada pemimpin”.
Dr. (c) A. Isnaini mengemukakan, “Landasan hukum maulid Nabi tidak perlu di perdebatkan, yang penting acara seperti ini banyak membawa maslahat kepada masyarakat, maka laksanakan dengan sebaik baiknya’.
Kyai Dr. (C) Daniel, mengupas tuntas tentang maulid, “Rasullullah sebagai rahmat bagi sekalian alam, manusia, jin, hewan, tumbuhan. Islam datang membawa kedamain, sekalian alam”.
Acara dihadiri ratusan orang masyarakat Wanayasa dan Remaja Mesjid Al-Jihad sebagai panitia pelaksana.(red)