Aliran Sungai Bederah Tercemar Akibat Bangkai Babi
MEDAN, halomedan.co
Setelah menerima adanya informasi terkait bangkai babi yang ada di aliran Sungai Bederah, Kecamatan Medan Marelan. Pihak kecamatan langsung turun ke lokasi untuk meninjau penemuan bangkai-bangkai babi tersebut.
“Kalau yang kami pantau ada ratusan. Kalau wilayah kami tidak ada membuang bangkai babi yang membuang ke kami. Ini aliran dari beberapa kabupaten hingga mengalir wilayah kami,” kata Camat Medan Marelan, M.Yunus usai menyusuri Sungai Bederah, Selasa (5/11).
Yunus mengungkapkan pihaknya sudah mengarahkan Kepala Lingkungan setempat di Kecamatan Medan Marelan, untuk melakukan pemantauan dan pengintai siapa oknum tidak bertanggungjawab membuang bangkai babi tersebut.
“Jadi, kami sejak dari pagi mengadakan pemantauan. Kemudian, terhadap seluruh Kepling untuk mendata hewan kaki empat di tempat ini khususnya babi yang mati,” ungkapnya.
Pihak Kecamatan Medan Marelan, sudah menerima laporan dari masyarakat sekitar terkait ditemukan bangkai babi, sejak Sabtu (2/11) kemarin. Namun, hingga hari ini jumlah bangkai babi ditemukan semakin banyak.
“Jadi Informasi ini sudah kami terima kira-kira 4 hari yang lalu,” tutur Yunus.
Dengan kondisi ini, Yunus menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Dinas Peternak Kota Medan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan. Termasuk dengan pihak kepolisian untuk bersama-sama menangkap orang membuang bangkai babi tersebut.
“Berkordimaa dengan polisi sudah bersiaga terus di tempat tempat rawan mungkin oknum-oknum buang bangkai babi ke sungai,” jelasnya.
Yunus menegaskan bahwa untuk antisipasinya ada beberapa langkah dilakukan seperti mengevakuasi bangkai babi tersebut dan menguburkan di tanah. Sedangkan, bangkai babi yang lembek untuk segera ditenggelamkan agar berlebur dengan air sungai tersebut.
“Kita pinggirkan kita cari yang sanggup mengangkat. Itu kondisinya sudah empat hari mati susah mau ditarik aja sudah melebur dia babi sudah lembek, ada juga yang tarik ke darat. Yang sangkut sangkut kita alirkan itu antisipasi kita,” ungkapnya.
Yunus menambahkan bahwa pihaknya akan membawa oknum pembuang bangkai babi ini ke Sungai Bederah ke ranah hukum. Karena, peristiwa itu sudah berdampak dan membuat pencemaran lingkungan di Sungai tersebut.
“Sekaligus mensiagakan Kepling-Kepling dan Babinsa untuk mencari tahu oknum yang membuang babi. Bila mengetahuinya, akan kita kordinasikan dengan Kapolsek Medan Labuhan,” tambahnya.(Rez)