Sohibul - Surya Paloh Bermanuver ?
MEDAN , Halomedan.co
Sebagai Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dinilai tak puas diberi cuma satu kementerian padahal merasa cukup berkeringat dalam mengalahkan Prabowo-Sandi, namun malah Prabowo masuk kabinet bersama Edy Prabowo. Yang namanya politik ya seperti itu, detik perdetik selalu berubah-ubah tak tentu arah demi kepentingan politik tertentu dan sebagainya atau merupakan manuver Surya Paloh untuk sesuatu, Ucap Pemerhati Sosial Politik Sumut Shohibul Anshor Siregar kepada Wartawan, Kamis (31/10).
Menurutnya, Sohibul cuma membuka pintu yang diketuk oleh tamu untuk kemudian diajak bercerita dan ia pun tak berkata bahwa “kalau benar punya keinginan menjalin kerjasama dengan pàrtai pemerintah mengapa tak kepada PDIP atau Golkar saja atau sambil tetap merawat hubungan dengan sekutu lama Gerindra yang jelas bisa lebih mudah?”.
Memang sepertinya Ketua Nasdem itu, kurang respek dengan susunan kabinet yang ada sehingga mencari kawan untuk nantinya benar-benar menjadi oposisi seperti PKS, tapi itulah yang namanya politik, ucapnya.
Sepertinya Sohibul-Surya akan memunculkan gimmik-gimmik yang akan mudah dibaca sebagai respon atas kinerja Jokowi dan rancangan 2020 (Pilkada Serentak) dan Pemilu 2024.
Dengan tak (lagi) punya “mainan” Jaksa Agung dan dengan jarak yang akan semakin renggang dengan pemerintah, apakah Surya ke depan bisa mempertahankan suara pemilih?.
Dengan berteman sembarangan apakah dukungan pemilih ke PKS tidak akan melorot? Bukankah Fahri Hamzah “diusir” oleh sebuah misteri yang sebetulnya sangat mudah ditebak alasan utamanya?.
Hitunglah balasan yang akan diberi oleh the ruling party dan instrumen kekuasaan sebagai “hukuman kepada musuh”.Selamat mengisi lembaran politik baru, ucapnya. (W03)