Pasca OTT, Suasana Kantor Walikota Medan Sepi
HALOMEDAN – Suasana kantor Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sepi pasca OTT yang dilakukan KPK pada Rabu (16/10/2019). Selain itu, ruangan itu juga tampak gelap dan tidak ada tanda-tanda aktivitas di sana.
Tidak hanya ruangan Dzulmi Eldin, ruangan Wakil Wali Kota Akhyar Nasution dan juga Sekda Wirya Al Rahman juga terlihat gelap.
Sedangkan aktivitas para pegawai di ruangan lainnya tampak normal. Para pegawai datang seperti biasa, yakni pukul 08.00. dan melakukan aktivitas seprti biasa.
Mayoritas pegawai pun sudah mengetahui kabar OTT itu . Umumnya mereka mengetahuinya dari pemberitaan media.
” Iya baru tahu dari media online,” ujar Kasatpol PP M.Sofyan di kantor walikota.
Sofyan mengatakan para pegawai saat ini tetap melakukan aktivitas seperti biasa.
” Aktivitas seperti biasa, untuk lebih jelanya coba ke atas tanya protokoler,” ujarnya singkat sambil meninggalkan walikota dengan mobil.
Sebelumnya Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan 6 orang lainnya sekaitan dalam kasus setoran dari sejumlah dinas.
Dalam keterangan tertulisnya, Febri memaparkan uang yang diamankan saat OTT yang berlangsung sejak Selasa (15/10/2019) malam hingga Rabu dinihari itu lebih dari Rp 200 juta.
“Diduga praktek setoran dari dinas-dinas dan sudah berlangsung beberapa kali. Tim sedang mendalami lebih lanjut,” sebut Febri.
Febri menjelaskan dari OTT tersebut, total 7 orang diamankan, yaitu dari unsur: Kepala Daerah/Walikota, Kepala Dinas PU, protokoler dan ajudan Walikota, swasta.
“Walikota dibawa ke Jakarta pagi ini melalui jalur udara. 6 orang lainnya diperiksa di Polrestabes Medan,” beber Febri.
Status ke tujuh orang yang diamankan itu lanjut Febri masih sebagai saksi.
“Dalam waktu maksimal 24 jam KPK akan tentukan status hukum perkara dan pihak yang diamankan,” Pungkasnya. (Red)