Sabtu, 31 Januari 2026

Polisi Tangguhkan Penahanan Mahasiswa Terlibat Demo Rusuh

Administrator
Jumat, 27 September 2019 14:28 WIB
Polisi Tangguhkan Penahanan Mahasiswa Terlibat Demo Rusuh

MEDAN-halomedan.co

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara akhirnya menangguhkan penahanan seluruh mahasiswa yang sebelumnya ditahan karena aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di DPRD Sumut pada Selasa (24/9) laly.

Penangguhan ini dilakukan setelah Kapolda Sumatera Utara dan unsur-unsur pimpinan kampus menggelar pertemuan tertutup di Markas Polrestabes Medan, Jumat (27/9).

Hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom, Rektor UMSU Dr Agussani, Wakil rektor I USU Prof. Dr. Ir. Rosmayati, Wakil Rektor I Universitas Pancabudi Dr Bakti Alamsyah, Wakil Rektor III UIN Sumut Prof. Dr. Amroeni Drajat, Wakil Rektor III Universitas Medan Area (UMA) Muazul dan petinggi universitas lainnya.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut mereka sepakat untuk saling berkoordinasi dan sama-sama berpartisipasi untuk memberikan pemahaman kepada para mahasiswa agar saling menjaga kondusifitas.

“Kami tadi sudah mendengarkan komitmen dari para pimpinan perguruan tinggi yang akan menyampaikan kepada para mahasiswanya untuk cooling down. Polisi sendiri akan menangguhkan penahanan mahasiswa yang ditahan kemarin, karena mereka ada juga agenda ujian tengah semester pada beberapa kampus,” katanya di Mapolrestabes Medan.

Penangguhkan penahanan ini sendiri disambut oleh jajaran pimpinan kampus yang hadir. Sementara itu, Rektor UMSU, Dr Agussani mengatakan penangguhan ini terjadi atas permintaan jajaran pimpinan perguruan tinggi kepada Polda Sumatera Utara. Setelah ditangguhkan, para pimpinan kampus menurutnya akan langsung menggelar pertemuan dengan para mahasiswa mereka untuk menyampaikan hal-hal yang menurut mereka sangat penting demi menjaga kondusifitas.

“Ini adalah pasang badan kami. Artinya, kami bertanggungjawab atas mahasiswa kami masing-masing. Kami juga meminta agar mahasiswa kami seluruhnya memahami posisi kami agar tidak lagi melakukan hal-hal yang merusak kondusifitas di Medan,” ucapnya.

“Kami juga berterima kasih kepada pak Kapolda atas kebijaksanaannya ini,” sambung Agussani.

Sementara dalam hasil pertemuan tersebut, para mahasiswa yang diamankan itu akan ditangguhkan pada Sabtu (28/9) besok.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya dalam unjuk rasa yang berakhir ricuh pada Selasa (24/9) kemarin, polisi menangkap 55 orang. Dari 55 pengunjuk rasa yang ditangkap terdapat 51 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumut dan Aceh. Sementara seorang yang diamankan adalah DPO tersangka kasus terorisme juga ditangkap di lokasi.(res)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Sinyal Kuat dari Pusat: SOKSI Sumut All-Out Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1

Sinyal Kuat dari Pusat: SOKSI Sumut All-Out Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1

Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon

Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon

Syamsul Arifin dan Politik Kepercayaan: Mengapa Ia Dikenang sebagai “Sahabat Semua Suku” di Sumatera Utara

Syamsul Arifin dan Politik Kepercayaan: Mengapa Ia Dikenang sebagai “Sahabat Semua Suku” di Sumatera Utara

Dinilai Tak Taat Asas, Komisi XIII Diminta Panggil Menteri Imipas Terkait Pemindahan Napi di Sumut

Dinilai Tak Taat Asas, Komisi XIII Diminta Panggil Menteri Imipas Terkait Pemindahan Napi di Sumut

Integritas sebagai Inti Kepemimpinan

Integritas sebagai Inti Kepemimpinan

BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan untuk Petugas Kebersihan di Program Jum’at Berkah

BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan untuk Petugas Kebersihan di Program Jum’at Berkah

Komentar
Berita Terbaru