Toiga Rumah Diterjang Angin Puting Beliung di Bireuen
BIREUN | Empat rumah rusak berat bagian atap di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli Bireuen yang dihantam angin puting beliung Selasa (24/09/2019) sore, saat ini baru satu di antaranya yang sudah selesai diperbaiki secara gotong royong.
Sekdes Simpang Mulia, Rusli kepada wartawa, Kamis (26/09/2019) mengatakan, empat rumah rusak berat akibat angin puting beliung diperbaiki secara gotong royong.
Dari empat rumah tersebut, rumah Khaidir yang atapnya lepas dan terbang jatuh di halaman rumah sudah selesai diperbaiki secara gotong royong, Khaidir dan keluarganya sudah bisa menempati lagi rumah tersebut yang ruangan depan dijadikan tempat jualan kopi kecil-kecilan.
Sedangkan rumah Abdul Murad (43), rumah Mutia (35), rumah Anwar Husen (35) yang juga rusak bagian atap hingga kemarin belum selesai diperbaiki.
Masyarakat terus memperbaiki ketiga rumah tersebut semampu mereka untuk bisa ditempati kembali sebagaimana biasanya.
“Kalau rumah Nasruddin hanya mengalami rusak ringan bagian depan sudah diperbaiki sendiri,” ujar Rusli.
Rusli menambahkan, jaringan listrik yang selama dua hari mati karena ada tiang yang patah sudah diperbaiki dan listrik juga sudah menyala kembali.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lima unit rumah di Desa Simpang Mulia, Juli Bireuen mengalami rusak parah dihantam angin puting beliuang, kemudian dua tiang listrik ikut patah dan tumbang, belasan pohon juga tumbang.(red)
Foto : Rumah Abdul Murad yang rusak bagian belakang, belum diperbaiki hingga Kamis (26/9/2019).|Ist