Proyek Budaya Multi Etnis Senilai Rp432 Juta Disoal, LIPPSU Minta Walikota Evaluasi Kadisbud
Medan, Halomedan.co
Promosi budaya yang dikemas dengan gawean ‘Festival Muli Etnis’ Kota Medan banyak disoal kalangan seniman dan lembaga swadaya masyarakat. Pasalah, gawean yang diharapkan bisa mempromosikan budaya etnis kota medan ini, dinilai hanya sekedar serimoni belaka.
Tak tangung-tangung dana yang digelontorkan untuk menyukseskan acara tersebut sebesar $00juta lebih juta yang bersumber dari APBD TA 2019. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini , yang dibuka oleh Wakil Walikota Medan Ir Akyar Nasution, pada 31 Agusutus 2019 ini tidak ada inovasi. Dari data yang diterima kegiatan ini diikuti 14 tim kesenian secara resmi. Celakanya penelusuran di LPSE Pemko Medan ternyata festival multi etnis ini menghabiskan dana Rp 432.212.000. Namun dalam DPA proyek tersebut senilai Rp600 juta.
Anggaran yang tergolong lumayan ini bila dibandingkan dengan kondisi di lapangan tidaklah terlalu mewah namun kelihatan biasa-biasa saja. Berikut ini data yang direkam dari laman LPSE Pemko Medan. “Biasa saja acaranya pak, tidak ada yang mengejutkan. Bahkan selama kegiatan sepi pengunjung. Begitujuga stand yang disediakan juga banyak yang kosong, kata salah satu pengunjung yang mengaku bernama Irwansyah, pada media, saat pembukaan berlangsung.
Menanggapi hal itu Direktur LIPPSU Azhari Sinik mendesak agar pihak terkait mengaudit secara keseluruh kegiataan tersebut. Pasalnya kegiatan tersebut semacam serimoni dan cuman menghabiskan anggaran. Kita minta Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin mengevaluasi kadisnya, Kabidnya dan pihak penyelenggara. Kalau tidak LIPPSU akan mengadukan proyek kejar tayang ini ke pihak kejaksaan, “tegas Azhari. Ditambahkan, seharusnya kegiatan ini melibatkan seniman medan, begitu MKM (majelis Kesenian Medan) dan Dewan Kesenian Medan (DKM) selaku kurator dalam memberikan masukan soal kegiatan tersebut.
Sementara itu Kadisbud OK Zulfi dalam sambutan cara tersebuat mengatakan, even yang berlangsung selama 3 hari ini digelar bertujuan dalam upaya melestarikan seni dan budaya tradisionil yang multi etnis di Kota Medan.
Celakanya, banyak OPD tidak hadir dalam kegiatan tersebut, bahkan partisipasi dari pihak kecamatan nyaris tidak ada banyak yang hadir.(tim)
| Kode Lelang | 5798308 | ||||||||
| Nama Lelang | Belanja Jasa EO Festival Multi Etnis | ||||||||
| Keterangan | |||||||||
| Tahap Lelang Saat Ini | Lelang Sudah Selesai | ||||||||
| Instansi | Pemerintah Daerah Kota Medan | ||||||||
| Satuan Kerja | DINAS KEBUDAYAAN KOTA MEDAN | ||||||||
| Kategori | Jasa Lainnya | ||||||||
| Metode Pengadaan | e-Lelang Umum | Metode Kualifikasi | Pascakualifikasi | ||||||
| Metode Dokumen | Satu File | Metode Evaluasi | Sistem Gugur | ||||||
| Anggaran | 2019 – APBD | ||||||||
| Nilai Pagu Paket | Rp 450.000.000,00 | Nilai HPS Paket | Rp 449.955.000,00 | ||||||
| Jenis Kontrak |
|
||||||||
| Kualifikasi Usaha | Perusahaan Non Kecil | ||||||||
| Lokasi Pekerjaan | Dinas Kebudayaan Kota Medan – Medan (Kota) | ||||||||
| Syarat Kualifikasi |
|
||||||||
| Peserta Lelang | 23 Peserta [Detil…] | ||||||||
| Dokumen Lain |
|
||||||||
| 23 | PT TRANS KREASINDO PRODUCTIONS – 02.749.207.3-124.000 | Rp 432.212.000,00 | Rp 432.212.000,00 |