Soal Seleksi Jabatan, Gubsu Harus Pertimbangkan Potensi dan Loyalitas OPD yang Diangkat
MEDAN I Halomedan.co
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi- Musa Rajeckshah diharapkan agar mempertimbangkan pejabat yang tak loyal dan royal dalam mencapai visi dan misi Sumut bermartabat. Pasalnya ada sejumlah OPD yang saat ini aktif menjabat sebagai Kepala OPD di Pemprovsu, ikut mencalon atau mengikuti lelang jabatan sehingga terlihat pejabat tersebut dicurigai tidak puas dengan jabatan yang telah diamanahkan oleh Gubsu Edy Rahmayadi, ucap Ketua Suara Proletar Ridwanto Simanjuntak kepada Wartawan, Minggu (30/6). Kita berharap itu menjadi pertimbangan bagi Gubsu, apalagi tersiar kabar bahwa beberapa jabatan OPD sudah diketahui pemenangnya alias pesanan dari oknum petinggi Pemprovsu dan Partai Politik di Sumut. Harusnya lelang jabatan dilaksanakan dengan on the track bukan karena titipan dan lain sebagainya, ucapnya.
Gubsu dalam ini harus bijaksana, bahwa yang terpilih natinya benar-benar Kepala OPD yang menguasai bidangnya dan berwawasan luas dan inovatif mengembangkan OPD tersebut sehingga PAD Sumut dapat meningkat, ucapnya. Janganlah yang diangkat nantinya karena kedekatan, ada hubungan keluarga, tim pemenangan waktu Pilgubsu dan lain sebagainya. “Gubernur harus mempertimbangkan potensi dan loyalitas pejabat yang akan dipilih agar dapat bersinergi serta mampu memberi kontribusi yang pisitif dan konstruktif bagi provinsi Sumatera Utara dimasa yang akan datang”.
Tapi lebih pada prestasi calon OPD, Inovatif sesuai bidang akademiknya serta tidak bermasalah dengan hukum. Kalau yang diangkat itu benar-benar bagus, kalau tidak nantinya juga bisa boomerang bagi Gubsu sendiri, ucapnya. Karena kami mengetahui baik para calon OPD yang dari Kab/Kota se Sumut dan dari dalam jajaran Pemprovsu tersebut diduga banyak bermasalah dengan hukum walaupun saat ini kasusnya masih menggantung dan sebagainya. Tak usahpun kita sebutkan namanya di Pemprovsu banyak calon OPD yang tak loyal kepada Gubsu sehingga Gubsu harus-benar selektif dan mewaspadai adanya oknum-oknum calon Kepala OPD yang diduga merupakan titipan oknum-oknum tertentu, padahal kualitasnya masih diragukan dalam menduduki pejabat Eselon II Pemprovsu, ucapnya.(W03)