Senin, 05 Oktober 2026

Kehutanan Pengokoh Jatidiri Alam Nusantara

Administrator
Minggu, 04 Oktober 2026 15:42 WIB
Kehutanan Pengokoh Jatidiri Alam Nusantara
Ist
Kehutanan Pengokoh Jatidiri Alam Nusantara


Bulaksumur pagi itu bersuasana tenang aman damai. Sinar matahari terang benderang. Udara berhembus cukup segar. Pepohonan meliak liuk. Burung burung berkicau ramai. Dari dahan ke dahan ranting. Berlompatan ke sana kemari.

Gedung pusat UGM ngengreng merbawani. Fakultas Kehutanan dikelilingi pohon pohon rindang. Auditorium sudah siap untuk tukar pikiran. Berbagai pakar hutan berkumpul. Bawa rasa udhu bahu suku panemu.

Negara Indonesia kaya sumber daya alam. Dari Sabang sampai Merauke hidup beraneka rupa hayati dan hewani. Kesadaran ini muncul saat seminar nasional purna tugas Prof Suryo Hardiwinoto dalam rangka dies natalis Fakultas Kehutanan UGM ke 63. Jumat, 2 Oktober 2026 seluk beluk rimba raya dibahas secara sistematis integral dan komprehensif.

Nilai kebangsaan bersemi di dada para rimbawan Gadjah Mada. Lagu Indonesia Raya berkumandang membahana. Tanda cinta tanah air dan bangsa. Dekan memberi introduksi wedharan wacana mulia. Pambagya harya yang penuh wibawa pesona. Seolah olah Fakultas Kehutanan seperti pertapan Saptaharga yang menjadi sumber kebijaksanaan.

Baca Juga:
Purna karya tampil paripurna. Paparan berjudul peran silvikultur dalam rehabilitasi dan peningkatan hutan Indonesia. Direktur jenderal pengelolaan DAS dan rehabilitasi hutan memberi wejangan. Peran Silvikultur lanskap dalam pengelolaan DAS dan rehabilitasi hutan. Ir Dyah Murtiningsih M.Hum pangarsa negara yang micara miraga mirasa.

Pembahasan topik peran silvikultur dalam rehabilitasi tapak terdegradasi di taman Methanol Bontang Kalimantan Timur. Paparan ini disampaikan oleh Ir Agus Prriyatno IPU direktur umum PT Kaltim Methanol Industri dan Dr Daryono Prehaten S.Hut M.Sc IPM. Ahli Kehutanan cukup mempesona. Lingkungan kehutanan dikelola dengan bajik dan bajik, selaras serasi seimbang.

Pakar kehutanan sangat meyakinkan. Ir Wawan Triwibowo S.Hut MM IPU adalah direktur operasional Perhutani. Topik yang dibahas yakni peran silvikultur dalam peningkatan produktivitas hutan tanaman jati dan pinus di Jawa. Rasa jati, sari rasa jati, sarira sejati.

Bumi nusantara anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Iwan Setiawan S.Hut M.Si adalah wakil ketua komite jasa lingkungan asosiasi pengusaha hutan Indonesia. Tema yang dibahas meliputi peran silvikultur dalam peningkatan hutan alam dan hutan tanaman di luar Jawa. Para penggagas hutan Indonesia ini memandang masa depan lebih cemerlang.

Baca Juga:
Anjajah desa milang kori,
Kala mangsane pariwisata,
Endahe alam nusantara,
Ingkang adi luhung,
Alas lan gunung gunung.

Problematika kehutanan dalam seni pedalangan. Kyai dalang menyebut dengan istilah wana gung liwang liwung. Satria utama melakukan lara lapa tapa brata. Hutan merupakan sarana pengasah budi pekerti luhur.


Bulaksumur, 2 Oktober 2026.
Purwadi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pengalaman Panjang Jadi Modal Dr Adlan Menuju Kursi Sekda Medan

Pengalaman Panjang Jadi Modal Dr Adlan Menuju Kursi Sekda Medan

Malam Anugerah JMSI "Dahnil Anzar Simanjuntak: JMSI Harus Melahirkan Wartawan Intelektual"

Malam Anugerah JMSI "Dahnil Anzar Simanjuntak: JMSI Harus Melahirkan Wartawan Intelektual"

PB ALAMP AKSI Respons Cepat Pejabat Kejati Sumut yang Minta Buat Laporan Resmi: Usut Pembiayaan BSI Ke Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa!

PB ALAMP AKSI Respons Cepat Pejabat Kejati Sumut yang Minta Buat Laporan Resmi: Usut Pembiayaan BSI Ke Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa!

Malam Tahun Baru di Pengungsian, Bobby Nasution Dampingi Presiden Prabowo Beri Harapan untuk Warga Batuhula

Malam Tahun Baru di Pengungsian, Bobby Nasution Dampingi Presiden Prabowo Beri Harapan untuk Warga Batuhula

BANJIR SUMATERA DISEBUT BUKAN MUSIBAH ALAM, MELAINKAN “BENCANA KEBIJAKAN”

BANJIR SUMATERA DISEBUT BUKAN MUSIBAH ALAM, MELAINKAN “BENCANA KEBIJAKAN”

BANJIR SUMATERA DISEBUT BUKAN MUSIBAH ALAM, MELAINKAN “BENCANA KEBIJAKAN”

BANJIR SUMATERA DISEBUT BUKAN MUSIBAH ALAM, MELAINKAN “BENCANA KEBIJAKAN”

Komentar
Berita Terbaru