halomedan.com - Medan
Kawasan Padang Bulan, Medan, mendadak riuh dengan harmoni musik rock yang emosional. Ratusan pasang mata menjadi saksi kesuksesan gelaran Slowrock Musik Fest 2026 yang dihelat di kampus Politeknik Mandiri Bina Prestasi (MBP) Medan, tepatnya di Jl. Letjend Djamin Ginting No. 285-287 pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Acara yang diinisiasi oleh Jurusan Administrasi Bisnis ini bukan sekadar panggung musik biasa. Festival ini merupakan manifestasi dari semangat kreativitas mahasiswa dalam menghidupkan kembali genre slowrock di tengah gempuran tren musik modern, sekaligus menjadi wadah bagi talenta-talenta muda untuk unjuk gigi.
Dukungan Penuh Civitas AkademikaKemegahan acara ini tak lepas dari dukungan penuh jajaran pimpinan institusi. Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Bapak Christianto Y.V. Tarigan, S.E., M.H., C.C.D selaku Ketua Yayasan Mandiri Bina Prestasi, memberikan suntikan semangat bagi seluruh panitia dan peserta.
Secara teknis dan manajerial, acara ini dikawal langsung oleh Bapak Evo M.T. Damanik, S.E., M.M. sebagai Kepala Program Studi Administrasi Bisnis. Beliau didampingi oleh jajaran dosen berkompeten, di antaranya Bapak dr. Immanuel Edy S. Sebayang dan Ibu Dra. Sinta Diana, M.Hum, serta melibatkan seluruh mahasiswa Administrasi Bisnis dari Semester 1, 3, hingga Semester 5.
"Tujuan utama kami adalah menyalurkan minat dan bakat mahasiswa serta pelajar di bidang seni musik. Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa Administrasi Bisnis tidak hanya cakap dalam urusan manajerial, tapi juga mampu mengelola event besar dan memiliki apresiasi seni yang tinggi," ungkap Bapak Evo M.T. Damanik dalam sambutannya.
Kemeriahan Panggung: Kolaborasi Musisi dan MahasiswaAtmosfer kampus semakin memanas saat deretan penampil mulai menguasai panggung. Aim The End Band dan SGS7 Band tampil memukau dengan aransemen yang apik, disusul oleh penampilan solo dari Ramos Ambarita yang berhasil menyihir penonton dengan suara khasnya.
Para peserta Slowrock Musik Fest 2026, yang terdiri dari berbagai kelompok band yang ikut lomba kategori pelajar dan mahasiswa, menunjukkan persaingan sehat dan sportivitas tinggi. Setiap penampilan dinilai tidak hanya dari kualitas vokal, tetapi juga harmonisasi instrumen dan aksi panggung.
Dampak Positif dan Dampak SosialPenyelenggaraan festival ini membawa dampak ganda. Bagi internal kampus, kegiatan ini menjadi instrumen promosi yang efektif untuk meningkatkan citra Politeknik MBP Medan sebagai kampus yang mendukung pengembangan soft skills dan potensi mahasiswa secara holistik.
Bagi masyarakat sekitar, acara ini menjadi oase hiburan yang menyegarkan di akhir pekan. Hubungan antara pihak kampus dengan masyarakat Padang Bulan pun terjalin semakin erat melalui interaksi sosial yang tercipta sepanjang acara berlangsung.
Kesuksesan hari ini bukanlah akhir. Panitia penyelenggara telah menjadwalkan agenda evaluasi menyeluruh untuk membedah jalannya acara, mulai dari tahap persiapan, pendaftaran, hingga eksekusi panggung.
Evaluasi ini akan menjadi tolok ukur dalam merencanakan program kegiatan seni dan musik berikutnya yang lebih ambisius. Politeknik Mandiri Bina Prestasi Medan berkomitmen untuk terus menjadikan agenda seni sebagai bagian tak terpisahkan dari pengembangan karakter mahasiswa di masa depan. (Rel)