Pencopotan Kabid SDA Ganggu Capaian Kinerja Dinas SDA CKTR Sumut
MEDAN I Halomedan.co
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Kota Medan menilai penetapan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara ternyata tidak tepat seperti penetapan Plt Kepala Dinas PSDA Sumatera Utara.
Menurut Joni Sandri Ritonga, Ketua Umum PC PMII Kota Medan, rangkap jabatan yang dijalankan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Provsu, Zonny Waldi Ssos, yang juga menjabat sebagai Plt Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) akan membuat kinerja sang kepala dinas tidak maksimal.
“Harusnya Gubsu tidak mempertahankan Zonny Waldi tetap sebagai Plt Kepala Dinas PSDA. Karena kita menilai yang bersangkutan tidak berkompeten menduduki posisi tersebut,” ujarnya, Rabu (29/5/19).
Ditambahkannya, dengan rangkap jabatan yang dijalankan Zonny Waldi serta belum adanya pejabat yang menduduki posisi sebagai Sekretaris dan Kepala Bidang Cipta karya Dinas PSDA Sumut yang dicopot beberapa waktu lalu, maka sangat jelas capaian kinerja dari dinas yang menangani pengelolaan sumber air ini akan terganggu.
“Kita memprediksi akan banyak kegiatan yang amburadul di Dinas PSDA ini. Jika sudah begitu serapan anggaran jelas akan terganggu,” ujar Joni.
Untuk itu, Joni mengimbau agar baik Gubsu, Edy Rahmayadi dan Wagubsu, Musa Rajekshah tidak mendengarkan bisikan-bisikan yang tidak mempunyai fakta akurat untuk melakukan mutasi terhadap ekselon II dan III demi bisa mempertahankan komitmen menjadikan Sumut Bermartabat dan menempatkan orang-orang yang berkompeten untuk menduduki posisi kepala OPD
“Ya setidaknya harus dilihat dari Background pendidikannya dan merujuk hasil assessment, dimana orang yang bersangkutan bisa diletakkan,” tutupnya.(W03)