Sabtu, 03 Januari 2026

Penyakit Katastoprik Banyak Menyebabkan Kematian Diusia Produktif

Administrator
Rabu, 30 Januari 2019 05:59 WIB
Penyakit Katastoprik Banyak Menyebabkan Kematian Diusia Produktif

MEDAN I

Guru Besar Ilmu Faal dari Fakutas Kedokteran (FK) Universitas Padjajaran Bandung Prof Dr dr Ambrosius Purba Msc AIFO mengatakan, terjadinya Stunting dapat disebabkan oleh kualitas dan pola asupan gizi yang buruk pada ibu hamil dan anak (terutama sejak 6 minggu kehamilan sampai 1000 hari pertama kehidupan), penyakit infeksi, masalah sosial seperti kemiskinan, pola asuh, serta masalah infrastruktur yang salah satunya berupa buruknya sanitasi.

Hal itu dikatakannya saat sebagai pembicara di FK Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan, kemarin. Pada kesempatan tersebut, Prof Ambrosius membawakan topik ‘Strategi Melahirkan Generasi Emas dengan Menurunkan Prevalensi Stunting dan Penyakit Katastropik’.

Dikatakannya, dalam rangka melahirkan generasi emas sangat dipengaruhi oleh faktor genetik yakni sebesar 40% – 50%, faktor gizi sebesar 30% – 40% (DHA dan AA), faktor lingkungan sebesar 10%-20% serta stimulasi yang tepat sesuai dengan usia anak.

Penyakit katastroprik banyak menyebabkan kematian diusia produktif seperti hipertensi, penyakit jantung koroner dan diabetes melitus. Salah satu upaya untuk mencegah dan rehabilitasi penderita penyakit katastropik adalah dengan melakukan deteksi dini dengan medical check up secara rutin, katanya.

Hadir Pendiri UNPRI Dr I Nyoman Ehrich Lister, Ketua BPH Dr Tommy Leonarda SH MKn, Rektor Dr Chrismis Novalinda Ginting, WR I Dr Ermi Girsang, Dekan FK UNPRI dr Linda Chiuman,Wakil Dekan I FK dr Maya Sari Mutia dan undangan lainnya.

Dekan FK UNPRI dr Linda Chiuman MKM berharap di kemudian hari akan terjadi kerja sama yang baik, antara UNPRI dan Universitas Padjajaran Bandung, khususnya di bidang ilmu Biomedis.

Linda berharap, topik yang dibawakan oleh Prof Ambrosius Purba Msc dapat menambah pengetahuan bagi para peserta yang hadir, katanya.

Ditempat terpisah Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn menyatakan terus melakukan upaya untuk menambah wawasan dan ilmu mahasiswa UNPRI, seperti menghadirkan para pakar, praktisi, peneliti, atau pelaku usaha secara rutin untuk membawakan topik baru dan menarik sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan terkini.

Sehingga, mahasiswa dapat memperoleh informasi dan pengalaman baru, yang tentunya bermanfaat bagi mahasiswa UNPRI, katanya. (C04)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Hari Pertama Kerja Tahun 2026, Kejari Labuhanbatu Tingkatkan Status Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka

Hari Pertama Kerja Tahun 2026, Kejari Labuhanbatu Tingkatkan Status Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka

Malam Tahun Baru di Pengungsian, Bobby Nasution Dampingi Presiden Prabowo Beri Harapan untuk Warga Batuhula

Malam Tahun Baru di Pengungsian, Bobby Nasution Dampingi Presiden Prabowo Beri Harapan untuk Warga Batuhula

Wanita Korban Penganiayaan Petrus Minta Penyidik Unit PPA Polres Pelabuhan Belawan Profesional

Wanita Korban Penganiayaan Petrus Minta Penyidik Unit PPA Polres Pelabuhan Belawan Profesional

Bakopam Sumut Gelar Silaturrahmi Tahun Baru di Kediaman Anggota DPR RI Maruli Siahaan

Bakopam Sumut Gelar Silaturrahmi Tahun Baru di Kediaman Anggota DPR RI Maruli Siahaan

BAKOPAM Sumut Gelar Jum’at Berkah, Santuni Anak Yatim di Awal Tahun 2026

BAKOPAM Sumut Gelar Jum’at Berkah, Santuni Anak Yatim di Awal Tahun 2026

Bakopam Sumut Bertahun Baru di Kediaman Tokoh Masyarakat RE Nainggolan

Bakopam Sumut Bertahun Baru di Kediaman Tokoh Masyarakat RE Nainggolan

Komentar
Berita Terbaru