Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut H Kodrat Shah: Kita Harus Berlaku Jujur
MEDAN, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara H Kodrat Shah menegaskan, seluruh kader Pemuda Pancasila baik mulai MPC, Ranting hingga Anak Ranting, mulai berlaku jujur dan disiplin, untuk menjalankan organisasi dengan tertib.
Hal tersebut disampaikan Ketua Kodrat Shah dalam sambutanya pada acara puncak HUT ke 59 Pemuda Pancasila di Sumatera Utara, yang digelar di Lapangan Benteng Medan, Selasa(30/10).
Dalam acara yang dihadiri oleh Gubsu Edy Rahmayadi, para senioren, sesepuh Pemuda Pancasila, seluruh MPC Pemuda Pancasila di Sumut, tokoh masyarakat, tokoh agama tersebut, Kodrat Shah jgua menyampaikan, bahgwa sebelum dilaksanakan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Abdul Somad, MPW Pemuda Pancasila Sumut jgua mengkukuhkan Muslimah pancasila.
“Pengukuhan Muslimah Pancasila ini adalah yang pertama. Dan MPW Pemuda Pancasila Sumut adalah yang pertama memiliki majelis Taklim di Indonesia,”katanya.
Selain itu, Kodrat Shah juga menyampaikan bahwa, dikesempatan yagn sama, MPW Pemuda Pancasila juga melakukan MoU dengan Bulog, untuk mencciptakan ketahanan pangan yang stabil di Sumatera Utara. Serta memberikan tali asih kepada 500 orang kaum dhuafa dan anak yatim, dan jgua memberikan penghargaan kepada Majelis Pimpinan Cabang (MPC), dimana kali ini MPC terbaik yang terpilih itu adalah MPC Pemuda pancasila Padang Sidempuan.
Dalam sambutanya saat itu, Kodrat Shah juga menegaskan, kalau dirinya tidak mau lagi mendengar ada kebohongan di Pemuda Pancasila. Menurutnya, yang lalu biarlah berlalu,kedepan harus lebih baik.
“ Kita akan menghadapi Musyawarah Cabang di 33 Kab/Kota. Dan saya tidak mau mendengar ada lagi kebnohongan-kebohongan, dan ada PAC yang bodong, saya tidak mau lagi. Saya copot MPC nya,”tegasnya.
Pemuda Pancasila sudah 59 tahun, lanjutnya, karenanya tidak boleh lagi ada hal-hal seperti itu. Kita sudah diajari dan sudah tertib. Karenanya, kita harus jujur. Itu adalah modal utama kalau kita mau besar dan dihargai, tambahnya.
“ Tahun 2019, adalah awal kebangkitan Pemuda Pancasila untuk disiplin, tertib berorganisai, dan tidak ada lagi hal-hal seperti sebelumnya. Mulai sekarang, kerjakan itu dengan benar, tidak ada alasan apapun. Karena, masih banyak pengurus yang bsia diarahkan,”terangnya.
Terhadap seluruh wilayah, Kodrat Shah juga berharap, agar untuk mengaktifkan seluruh kepengurusanya .
Dan untuk itu,sambungnya, marilah kita bersama- sama, memanjatkan doa dan puji syukur kita, atas kehadirat Allah SWT, yang ttelah memberikan usia kepada Pemuda Pancasila hingga 59 tahun, dan masih tetap eksis, dan Insya Allah semakin baik kedepan.
Sekaitan d engan tausiyah yang akan disampaikan oleh Ustad Abdul Somad saat itu, Kodrat Shah berharap, agar tausioyah tersebut bisa dicerna, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, untuk memperbaiki pola hidup Pemuda pancasila.
“Kita buat acara ini, untuk menunjukan kepada masyarakat , bahwa Pemuda Pancasila sudah berubah, dan Pemuda pancasila akan menyatu dengan seluruh masyarakat, dan tidak lagi berlaku yang tidak terpuji .
“Kita sudah melihat kepercayaan masyarakat itu sudah ada terhadap Pemuda Pancasila, terbukti dengan adanya kader yang menjabat sebagai Kepala Daerah saat ini. Kalaupun ada yang ngomong Pemuda Pancasila itu preman, tidak usah kalian tanggapi. Mana yang lebih jahat, yang ngomong itu apa kita,”pungkasnya mengakhiri. (red)