Menelisik Kepemimpinan Bupati Labuhanbatu Sejuta Program Diumur Jagung
Medan, Kabupaten Labuhanbatu merupakan 1 dari 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumut. Pasca dimekarkan menjadi 3 kabupaten pada 2008 silam, kini kabupaten itu hanya memiliki 9 kecamatan dan 78 desa/kelurahan.
Bulan Oktober mendatang, Pemkab Labuhanbatu akan berusia 72 tahun. Dari sejak berdirinya Kabupaten Labuhanbatu itu, belasan Bupati sudah menjabat dan mengayuh Labuhanbatu sesuai visi dan misinya.
Kini, untuk periode 2015-2020, Kabupaten Labuhanbatu dipimpin oleh H Pangonal Harahap SE MSi. Terhitung sejak Februari 2016 lalu, diapun resmi mengayuh kapal yang dipercayakan masyarakat untuk dinakhodainya.
Berbagai situasi telah dilalui H Pangonal Harahap dalam menerapkan kebijakan maupun program. Ada pandangan negatif, ada juga berpendapat baik.
Namun, dia tetap berjalan demi mewujudkan 10 prioritas pembangunan yang disebut Dasa Karya. Satu tekad bersama rakyat menuju Labuhanbatu sejahtera 2020, hebat berdaya 2025.
Memasuki April 2017, usia kepemimpinannya baru berkisar setahun dua bulan. Tetapi, tidak berlebihan jika dikatakan H Pangonal Harahap telah ‘meretas jalan’ dalam hal perwujudan visi dan misinya.
Rangkuman penulis, terdapat beberapa program sudah terlaksana yang sebelumnya tidak pernah ditelurkan Bupati-Bupati sebelumnya dan kini kebijakan tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Diantaranya, akan digelontorkan pemberian baju olahraga dan seragam tingkat Sekolah Dasar secara gratis dan bertahap, nelayan pesisir pantai kini memiliki jaminan kerja berupa asuransi nelayan.
Penyediaan perumahan bagi keluarga kurang mampu, pembangunan ratusan kios pedagang, kerjasama dengan perusahaan/perbankan tentang pembangunan distribusi air gaya gravitasi, peningkatan dana bantuan Usaha Kecil dan Menengah (ULM).
Penyediaan kantor layanan Keimigrasian, pembangunan sarana dagang khas, mampu menjadikan daerah sebagai kabupaten literasi maupun penerapan perijinan satu pintu. Itu semua bentuk kerjasama dengan berbagai pihak.
Selain itu, baru berkisar 100 hari menjabat pasca dilantik, dia mampu memenuhi janji politiknya untuk mencairkan pembayaran dana sertifikasi ratusan guru yang beberapa tahun belakangan ini tidak terbayarkan.
Tidak sampai disana. Bupati Labuhanbatu, H Pangonal Harahap SE MSi itupun melanjutkan berbagai program barunya dan telah dilaksanakan oleh masing-masing organisasi perangkat daerahnya.
Seperti halnya, menempatkan perahu karet dan alat pendukung di pesisir pantai untuk antisipasi apabila terjadinya bencana banjir, memberikan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni, bantuan program keluarga harapan,.
Selanjutnya, bantuan terhadap kelompok usaha bersama, bantuan usaha ekonomi produktif, mengadakan pelatihan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial, khususnya kepada wanita rawan sosial ekonomi.
Bantuan alat bantu kepada kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial, memberikan pendidikan dan pelatihan terhadap anak panti asuhan, memverifikasi dan memvalidasi database terhadap keluarga kurang mampu yang akan digunakan sebagai sumber data by name by addres penerima manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan serta penanggulangan masalah kesejahteraan sosial lainnya.
Rencana pembangunan lapangan udara di Aek Nabara agar dapat terealisaai, perencanaan sudah dilaksanakan. Tahap berikutnya pembebasan lahan PTPN3 Kebun Aek Nabara sebagai lokasi bandar udara dan dalam waktu dekat akan ada pertemuan dengan PTPN3, Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.
Masalah pengangguran merupakan salahsatu masalah nasional akibat ketidakseimbangan antara persediaan dan kebutuhan tenaga kerja, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Untuk itu, telah dilakukan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja, khususnya remaja putus sekolah masih produktif seperti tekhnisi komputer, menjahit pakaian, elektronika dan rias kecantikan.
Memenuhi kebutuhan infrastruktur, pembangunan prioritas peningkatan jalan maupun jembatan diwilayah pesisir pantai menuju akses daerah terisolir dengan tujuan meningkatnya perekonomian masyarakat demi peningkatan kesejahteraan.
Bidang Aparatur Sipil Negara (ASN) juga tidak kalah penting. Labuhanbatu telah melakukan analisa dan membentuk organisasi perangkat daerah baru untuk meningkatkan pelayanan, merevisi p Perbup tentang tambahan penghasilan pegawai demi meningkatkan dedikasi bekerja.
Penguatan sumber daya apratur dengan memberi tugas belajar S-2 sebanyak 3 orang auditor inspektorat, mengadakan lelang jabatan Eselon II secara terbuka, menerbitkan Perbup tentang larangan gratifikasi serta menetapkan zona bebas pungli.
Bidang pendidikan, saat ini telah dilaksanakan kegiatan lomba seni pada jenjang Sekolah Dasar, pelaksanaan pesantren kilat jenjang SMP, pelatihan guru dan pengembangan potensi siswa.
Terus menyajikan percepatan pendidikan karakter siswa termasuk didalamnya penanaman nilai religius dalam peningkatan akhlakul karimah. Melaksanakan lomba untuk PAUD antara lain menghafal doa pendek, lomba menghafal ayat pendek dan melaksanakan kegiatan rohis dan kebaktian siswa SMP di sekolah.
Peningkatan akses finansial terus dilakukan melalui penyaluran kredit lunak bagi koperasi dan pelaku UKM, melakukan revitalisaai pasar tradisional dan membentuk badan usaha milik desa.
Kualitas SDM dan jiwa kewirausahaan juga dilakukan dengan pelatihan keterampilan pelaku UKM serta melakukan bimbingan tekhnis terhadap gerakan koperasi. Memfasilitasi akses dan informasi melalui kegiatan studybanding untuk memperkenalkan produk unggulan.
Kedepan, Labuhanbatu berencana membangun tempat wisata bahari di Panai Hilir dan Panai Tengah. Itu ditandai telah memasukkannya dalam RPJMD 2016-2021 dengan diawali survei lokasi dan perencanaan pada oktober 2016 serta ditindaklanjuti kajian kelayakan potensi kepariwisataan, akses jalan dan kerjasama pihak ketiga.
Peningkatan sentra perekonomian rakyat desa dan kota akan dilakukan bantuan kepada sentra pandai besi, kerajinan tangan, sektor pangan, sentra batu-bata meliputi pembinaan, pelatihan, peningkatan kualutas, desain, pemasaran dan bantuan peralatan
Menyusun rencana tata ruang kawasan pesisir pantai berbasis masyarakat juga ditingkatkan untuk mendorong stackholder berperan dalam pemanfaatan sumberdaya pesisir pantai dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan terjadinya bencana.
Mengembangkan pelestarian mangrove berbasis masyarakat. Mitigasi bencana merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran serta peningkatan kemampuan menghadapi bencana.
Janji pembangunan dermaga/pelabuhan di Kecamatan Panai Hilir juga telah direncanakan. Sesuai mekanisme, direncanakan tahun 2018 dilaksanakan pra study pembangunan tentang arah dan strategi kebijakan yang dilakukan.
Bidang tenaga kerja, akan ditambah jenis pelatihan sesuai kebutuhan dengan memperhatikan sumber daya dengan harapan dapat membuka lapangan kerja baru dan mampu berwirausaha. Balai Latihan Kerja akan dibangun sebagai sarana pendidikan dan pelatihan.
Bidang peningkatan ASN diantaranya
mendesain ulang terkait analisa, evaluasi jabatan dan beban kerja organisasi perangkat daerah baru, mengembangkan sistem pemberian tunjangan kinerja berbasis web, membangun talent pool dan indeks profesional sebagai bahan masukan pengembangan dan penempatan pegawai.
Selain itu, membangun jaringan absensi terintegrasi untuk meningkatkan disiplin aparatur. Mengadakan program diklat terpusat di badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan, penguatan aparatur pengawas internal pemerintahan dengan mengusulkan calon fungsional auditor dan pengawas di inspektorat.
Bidang kesehatan khususnya RSUD Rantauprapat yang berdiri tahun 1957 di jalan Cut Nyak Dien (dahulunya) dan tahun 1964 dipindahkan ke jalan Kihajar Dewantara dengan luasan sekitar 2,3 hektar juga telah dibuatkan master plan pembangunan disesuaikan dengan standart rumah sakit kelas B dan standart akreditasi.
Tahun 2017 sesuai status Badan Layanan Umum Daerah akan membangun gedung pelayanan intensice (ICU, ICVU, PICU dan NICU), gedung IGD dan gedung rawat inap.
Sedangkan tahun 2018 akan dibangun gedung rawat inap VIP demi menunjang akreditasi mencakup seluruh aspek pelayanan dan menjamin kualitas sesuai standart mengacu pada Joint Commition International.
Demi pemenuhan SDM, direkrut tenaga kontrak khususnya dokter spesialis dan subspesialis dibiayai melalui BLUD, diantaranya konsultan ginjal dan hipertensi, spesialis jantung dan pembuluh darah serta spesialis ortopedi serta dibarengi merekrut tenaga kontrak kesehatan dan umum.
Guna memenuhi SDM diajukan program wajib kerja dokter spesialis didasari Perpres no 4 tahun 2017. Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan sesuai standart akreditasi, diberikan kesempatan seluruh perawat meningkatkan kualifikasi pendidikan sampai pada tingkat Ners.
Untuk meningkatkan pelayanan di IGD, RSUD Rantauprapat telah terkoneksi dengan jaringan 119 berguna memberikan akses menjangkau lebih cepat guna mendukung sebagai layanan Trauma Center.
Dalam hal pemanfaatan IT, kini mempersiapkan sistem informasi manajemen yang memudahkan akses pelayanan. Peningkatan lainnya adalah pelayanan instalasi pemulasaraan jenazah, konsultasi gizi, instalasi sanitasi dan pengelolaan limbah serta pengadaan mesin antrian di loket penerimaan pasien.
Masa periode perjalanan kepemimpinan H Pangonal Harahap baru berlalu 1,3 tahun dan masih bersisa 3,7 tahun akan dilalui. Timbul pertanyaan, akankah Labuhanbatu Sejahtera 2020, Hebat Berdaya 2025 terwujud?? Semoga…
Oleh : Muksin