Ikuti Rapat SPAM SERITI, Ini Kata Wako T.Tinggi,Air minum yang layak menjadi keharusan
Tebingtinggi|Wali Kota Tebingtinggi,Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan,bahwa saat ini peluang konsumen layanan minum masih cukup tinggi dan pelayanan air minum yang layak bagi masyarakat menjadi keharusan dilakukan oleh pemerintah
Demikian disampaikannya saat menghadiri rapat pembahasan laporan final feasibility study kegiatan penyusunan dokumen perencanaan Sistim Penyedia Air Minum (SPAM) Seriti Indonesia bagian provinsi Sumatera Utara,Jumat (25/3) di Baliroom Four Points,Medan
Turut hadir,Asisten Pemerintahan (Aspem) Drs Bambang Sudaryono,
Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Kadis PUPr, Reza Aghysta, Kadis Lingkungan Hidup M. Hasbie Hasidiqi, Kabag Hukum Masita, Bapedda dan Dirut PDAM Kota Tebing Tinggi.
Menurut Wali Kota,Tebingtinggi dan Serdang Bedagai merupakan ibarat sebuah mata uang yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Karena Kota Tebing Tinggi ini dikelilingi Serdang Bedagai, dimana sekitar 50 ribu warga Serdang Bedagai pada hakekatnya ke Tebingtinggi
“Oleh karena itu kami menyatakan penyediaan air minum untuk masyarakat Tebingtinggi dan Serdang Bedagai ini adalah merupakan sebuah keharusan yang kita lakukan. Kami ingin menyatakan di Tebing tinggi dengan jumlah penduduknya 175 ribu, baru sekitar 58 persen yang terlayani air minumnya. Maka masih terbuka peluang 42 persen lagi yang bisa menjadi konsumen jika SPAM SERITI ini benar-benar terwujud dan dijalankan,” kata Umar Zunaidi sembari menyatakan,bahwa program SPAM SERITI harus dapat diwujudkan dan direalisasikan untuk masyarakat kota Tebingtinggi dan Serdang Bedagai
Wali kota Tebingtinggi juga menjelaskan,bahwa air minum merupakan sebuah persyaratan dari layanan pemerintah kepada masyarakat, termasuk dengan listrik, jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan lainnya. Maka kewajiban bagi kitalah untuk menyediakan air minum bagi masyarakat, agar masyarakat bisa menikmati rasa merdeka.
“Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus bergerak didalam meningkatkan program air minum.Kami yakin dengan adanya SPAM SERITI ini, akan lebih cepat peningkatannya,” imbuhnya
Sementara itu,Dirjen Cipta Karya Direktorat Air Minum melalui Kasubdit Perencanaan Teknis, Dades Prinandes menyampaikan ada beberapa kebijakan dan strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dengan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mewujudkan pencapaian akses 100 persen air minum layak ditahun 2024.
Terkait dengan penyelenggaraannya,kata Dades,masih dihadapkan dengan isu strategis disektor air minum. Selain cakupan pelayanan air minum yang layak ada beberapa isu yang menjadi perhatian, diantaranya keterbatasan air baku, baik keterbatasan secara kualitas maupun kuantitas dan kontiniunitas
Sedangkan terkait dengan penyelenggaraan SPAM, dalam hal ini pengelolaannya, disini ada kinerja BUMD penyelenggaraan SPAM nya yang masih belum 100 persen sehat. Untuk mencapai 100 persen tersebut masih terdapat 32 persen PDAM yang harus ditingkatkan kinerjanya. Dari kurang sehat menjadi sehat, atau dari sakit menjadi kurang sehat selanjutnya menjadi sehat. (SAS)