Kamis, 01 Oktober 2026

Afif Abdillah : Jangan Sampai Kecolongan Lagi, Kadinkes Harus Lakukan Evaluasi Setiap Hari

Administrator
Selasa, 15 Februari 2022 09:17 WIB
Afif Abdillah : Jangan Sampai Kecolongan Lagi, Kadinkes Harus Lakukan Evaluasi Setiap Hari

Medan| Halomedan.co

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2022 untuk pemberlakuan PPKM Non Jawa Bali yang berlaku tanggal 15 sampai dengan 28 Februari 2022, Kota Medan kini berstatus PPKM Level 3.

Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan harus bekerja keras agar bisa menekan laju penyebaran Covid-19 di Kota Medan, serta menurunkan level PPKM. Hal itu dikatakan Anggota DPRD Medan Afif Abdillah saat dihubungi, Selasa (15/2/22) siang.

“Dinkes harus bisa melakukan pemetaan lokasi penyebarannya. Sebab kita tidak ingin penyebaran varian Delta beberapa waktu lalu terulang kembali. Jangan sampai kecolongan lagi,” tegas Afif.

Dikatakannya, dengan meningkatkannya status PPKM Kota Medan, Dinkes harus bergerak cepat, termasuk menyiagakan rumah sakit RSUD Pirngadi Medan dan Isoter.

“Memang gejala varian Omicron lebih ringan dari varian Delta, namun tetap harus diwaspadai. Selain itu, pastikan ruang ICU, kamar dan oksigen di RSUD Pirngadi siap. Kadinkes harus memiliki perencanaan yang terbaik dan kemungkinan yang terburuk dalam menangani Covid-19 varian Omicron,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Medan ini.

Dijelaskan Afif, dirinya pun meminta Kadinkes Medan agar lebih aktif dan bernisiatif dalam penanganan kasus Covid-19 varian Omicron di Kota Medan.

“Kabarnya beberapa pegawai di lingkungan Pemko Medan juga ada terpapar Omicron, namun Dinkes kecolongan. Untuk itu Kadinkes harus lebih aktif lagi, dengan menyurati bebepa dinas untuk mengetahui perkembangannya. Sebab Pemko Medan harus menjadi contoh. Kalau perlu Kadinkes melalukan evaluasi setiap hari pada jajarannya, agar semua bisa diketahui dan tidak luput dari pengawasan Dinkes Medan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Afif, Dinkes juga harus lebih aktif lagi dalam pelaksaan vaksinasi. Sebab Dinkes memiliki tanggungjawab agar masyarakat bisa terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Pencapaian target vaksinasi harus benar-bensr dikejar, sebab Kota Medan merupakan salah satu kota yang klaster penyebarannya terbesar di Inodonesia. Dominan warga Kota Medan juga kurang percaya dengan informasi Covid-19, maka Kadinskes harus lebih aktif lagi berinteraksi,” jelasnya.

Untuk PTM, lanjut Afif, dirinya pun mengimbau agar PTM dihentikan dan diganti dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sebab, sudah ada pelajar yang terpapar Covid-19.

“Omicron juga bisa mengenai anak-anak, ini harus menjadi perhatian. Kita tidak ingin anak-anak kita menjadi korban,” pungkas Ketua DPC NasDem Kota Medan ini.(R02)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Aksi Jilid II ALMA Sumut: Kadis dan Kabid “D” Tak Hadir, Massa Soroti Dugaan KKN Proyek PERKIM CIKATARU

Aksi Jilid II ALMA Sumut: Kadis dan Kabid “D” Tak Hadir, Massa Soroti Dugaan KKN Proyek PERKIM CIKATARU

Aliansi Mahasiswa Sumut Soroti Legalitas Bangunan di Medan Helvetia, Dinas Perkim Bakal Didatangi Massa

Aliansi Mahasiswa Sumut Soroti Legalitas Bangunan di Medan Helvetia, Dinas Perkim Bakal Didatangi Massa

Andar Amin Harahap Ucapkan Selamat kepada Suyudi Ario Seto, Berharap Polri Makin Profesional dan Dekat dengan Rakyat

Andar Amin Harahap Ucapkan Selamat kepada Suyudi Ario Seto, Berharap Polri Makin Profesional dan Dekat dengan Rakyat

Presiden Prabowo Lantik Kapolri Baru, Sekjen Golkar Sarmuji Menteri Perindustrian

Presiden Prabowo Lantik Kapolri Baru, Sekjen Golkar Sarmuji Menteri Perindustrian

Andi Yuslim Patawari: Bagai Air yang Terus Mengalir dan Api yang Tak Mau Padam

Andi Yuslim Patawari: Bagai Air yang Terus Mengalir dan Api yang Tak Mau Padam

Ketua I dan II TPI Medan Lepas Siswa MAS Plus Keterampilan Ikuti PKL

Ketua I dan II TPI Medan Lepas Siswa MAS Plus Keterampilan Ikuti PKL

Komentar
Berita Terbaru