Sabtu, 04 April 2026

Diserahkan Sedulur Selawase Buku Choking Diapresiasi Sekda Labura dan Ketua FPG DPRD Labura

Administrator
Sabtu, 30 Oktober 2021 08:08 WIB
Diserahkan Sedulur Selawase  Buku Choking Diapresiasi Sekda Labura dan Ketua FPG DPRD Labura

Aek Kanopan, Halomedan.co
Paguyuban Sedulur Selawase, menyerahkan buku “Kamus Cakap Anak Medan” yang disusun Choking Susilo Sakeh kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) H. Muhammad Suib SPd MM dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Labura, Ari Susilo Pololop Siregar (Popo), Jumat (29/10).

Buku “Kamus Cakap Anak Medan”, yang disusun Choking Susilo Sakeh merupakan kumpulan dialek yang telah terbetuk sejak ratusan tahun lalu, seiring dengan keberagaman etnis dan kultur yang ada di Medan dan Sumatera Utara (Sumut).

Penyerahan buku kepada Sekda Labura Muhammad Suib dilakukan oleh Dewan Penasehat Paguyuban Sedulur Selawase, Zakaria Rambe didampingi Ketua Harian Paguyuban Sedulur Selawase, Aulia Andri di Aek Kanopan.

“Buku ini merupakan simbol perseduluran (persaudaraan) dari kami yang menganggap Pak Suib dan Pak Popo Siregar sebagai sedulur selawase (saudara selamanya),” kata Zakaria.

Choking Susilo Sakeh penyusun “Kamus Cakap Anak Medan” merupakan Ketua Umum Paguyuban Sedulur Selawase yang merupakan organisasi antaretnis di Sumut. Paguyuban ini mengedepankan semangat persaudaraan untuk saling tolong menolong.

Sekda Kabupaten Labura, Muhammad Suib juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Umum Paguyuban Sedulur Selawase, Choking Susilo Sakeh yang telah berkenan memberikan oleh-oleh buku kepadanya. Menurutnya, tradisi saling memberi buku merupakan tradisi kaum intelektual yang tetap harus dilestarikan.

“Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada Bang Choking atas perhatian kepada kami. Ini sebuah kehormatan sekaligus kebanggan bagi kami,” kata Muhammad Suib.

Selain berisikan seribuan kata khas Medan, buku ini juga dihiasi dengan berbagai sketsa bangunan bersejarah di Medan. Sketsa-sketsa ini merupakan karya dari Charles Pandiangan ini. Melalui karya sketsa ini, Charles menggambarkan Medan sebagai kota kaya akan bangunan bersejarah yang unik dan menarik.red



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban

Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban

Praperadilan Kasus Penipuan Miliaran di Padangsidimpuan Disorot, Polisi Bantah Tuduhan Tak Prosedural

Praperadilan Kasus Penipuan Miliaran di Padangsidimpuan Disorot, Polisi Bantah Tuduhan Tak Prosedural

GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran

GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif

Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif

Bank Sumut Gelar Manasik Haji Akbar, Perkuat Peran sebagai Mitra Perjalanan Ibadah dan Ekonomi Masyarakat

Bank Sumut Gelar Manasik Haji Akbar, Perkuat Peran sebagai Mitra Perjalanan Ibadah dan Ekonomi Masyarakat

Komentar
Berita Terbaru