Dinas Pendidikan Deliserdang Terapkan Tiga Sistem Proses Belajar
DELI SERDANG, Halomedan.co
Menanggapi banyaknya kritikan tajam dari orang tua siswa/ siswi baik disekolah maupun di medsos, terkait metode pembelajaran Daring, Dinas Pendidik Deli Serdang sigap menyikapinya dengan metode pembelajaran yang terbaik buat siswa siswi ujar Kabid SD Samsuar Sinaga, Selasa (28/7).
Menurut Samsuar, sistem pembelajaran dilakukan para guru terutama di tingkat sekolah dasar (SD) Deli Serdang menggunakan 3 cara yakni Luring (Offline) berupa lembar kerja dan buku cetak. Daring (Online) bagi sekolah, orang tua yang mempunyai sarana.
Home visit: guru mengunjungi kediaman orang tua siswa untuk membantu mengatasi masalah pembelajaran.
Selain itu, Kabid SD ini juga menjelaskan, Daring juga dapat diartikan sebagai suatu keadaan komputer yang dapat saling bertukar informasi karena sudah terhubung ke sebuah internet.
Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS).
Masa pembelajaran dengan sistem Daring kita lakukan guna mengantisipasi merebaknya Virus Covid 19 pada anak anak didik di sekolah, maka kami dari dinas pendidikan Deli Serdang melakukannya dengan tiga model tersebut. Setelah keadaan normal, sistem belajar dan mengajar tentu akan kembali seperti biasanya, terang Samsuar.
Menyikapi hal tersebut, Hasan Basri Siregar wakil sekretaris forum Exponen Pemuda Deli Serdang ( Forenda) menyikapinya dengan sangat positif, sikap positif yang di sampaikan Basri menjawab konfirmasi Sumut 24 saat di hubungi di rumahnya di Dusun lll Desa Kualanamu kecamatan beringin Selasa (28/7).
Basri juga menguraikan, kita sekarang serba sulit untuk memastikan kapan Virus Covid 19 ini berakhir, di berbagai pemberitaan korban yang terpapar terus menunjukkan peningkatan, tentu orang tua yang anak-anak nya sudah memasuki sekolah sangatlah khawatir akan penyebarannya.
Disatu sisi para orang tua menginginkan agar proses belajar mengajar berjalan seperti biasa nya, di sisi lain siapa pula nantinya yang menanggung resiko bila siswa terpapar Virus Covid 19 ungkap Basri. Agar siapa tak menyalahkan siapa, apa yang dilakukan oleh dinas pendidikan Deli Serdang bagaimana mencerdaskan anak bangsa dan antisipasi penyebaran Virus Corona, dengan di buat tiga cara belajar dan mengajar di sekolah itu marilah kita dukung sembari kita berdoa bersama Virus Corona Hilang dari bumi Indonesia, tutupnya. (Hari’S).