Soekirman Resmikan Kampung Budaya Jawa di Sei Rampah
Serdang Bedagai-Halomedan.co
Salah satu bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai melalui Dinas Pemuda Olahraga, Pariwaisata dan Kebudayaan (Poraparbud) mendirikan Kampung Budaya Jawa di Kecamatan Sei Rampah.
Kampung Budaya Jawa yang terletak di Kampung Ibus Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah tersebut diresmikan oleh Bupati Sergai Ir H Soekirman, kamis (14/11) lalu. Dalam Peresmian Kampung Budaya Jawa tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Provsu Kasi Korban Bencana Sosial Muntasyah dan perwakilan Forkompimda.
Selain itu, hadir juga para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution beserta Muspika, Tokoh Pemekaran H. OK David Purba, Kepala Desa, Tokoh adat dan budaya, tokoh masyarakat, ormas, paguyuban Temu Kangen Bedah Budaya serta Sinar Budaya, dan ratusan masyarakat sekitar.
Berdirinya Kampung Budaya Jawa tersebut pun diapresiasi oleh oleh Bupati Sergai Ir H Soekirman. Bupati berharap, dengan hadirnya Kampung Budaya Jawa ini, Kabupaten Sergai khususnya Kampung Ibus ini kedepannya dapat menjadi objek wisata yang terkenal.
“Kita sangat mengharapkan, hadirnya Kampung Budaya Jawa ini akan menjadi cikal bakal lahirnya wisata budaya di Kabupaten Sergai,”ujar Bupati Soekirman.
Lebih lanjut disampaikannya, bahwa terkait pengembangan wisata di Kabupaten Sergai, Bupati mengaku sudah bertemu Pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan dipertemukan dengan bintang film nasional. Dalam pertemuan itu dibahas kemungkinan pembuatan film layar lebar yang berlokasi di Kabupaten Sergai.
“Tentu pertanyaannya adalah yang ingin ditunjukkan dan ditonjolkan itu apa, yang pasti SDM yang mendukung. Jika hal ini terwujud, tentu daerah kita ini akan terkenal menjadi objek wisata seluruh Indonesia akan menonton. Hal ini menjadi tanda-tandanya bahwa Serdang Bedagai ini akan terkenal, dan semuanya diawali di Kampung Ibus ini,”kata Bupati Soekirman.
Dikesempatan itu, Bupati Soekirman menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memberikan bantuan kostum wayang orang guna mendukung upaya menumbuhkan kembali pelestarian budaya khususnya wayang orang yang telah semakin sulit ditemui di Sumut.
Harapannya agar nantinya kami akan menyampaikan sosialisasi-sosialisi terkait masalah pembangunan, sosial, kemasyarakatan, kesehatan ataupun lainnya melalui media pertunjukan wayang orang sebab bukan hanya suku Jawa yang tertarik, namun juga suku lainnya.
“Melalui momen ini kami juga menekankan komitmen akan terus menjalin kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan khususnya Dirjen Budaya agar dapat terus membina kami karena pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah telah disusun untuk Tanah Bertuah Negeri Beradat ini,”pungkas Bupati.
Dikesempatan yang sama, salah seorang tokoh masyarakat jawa Misan, mengaku bangga atas dipilihnya Kampung Ibus ini sebagai Kampung Budaya Jawa yang pertama di Kabupaten Sergai. Secara sejarah, suku Jawa pertama kali menginjakkan kakinya di Kabupaten Sergai ini dimasa Kerajaan Melayu sekitar tahun 1908 yang lalu.
“Atasnama warga Jawa, saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati-Wabup dan Pemkab Sergai yang telah memperhatikan sarana infrastruktur jalan dalam rangka mempersiapkan terbentuknya Kampung Ibus sebagai Kampung Budaya Jawa,”ungkapnya.
Sementara itu, Kadis Pora Parbud Sudarno, S.Sos, melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya khususnya budaya Jawa di Kabupaten Sergai. Dalam pelaksanaannya, Darno mengaku telah melakukan beberapa kegiatan dalam mendukung terbentuknya Kampung Budaya Jawa di Kampung Ibus tersebut.
Adapun bentuk dukungan tersebut antara lain, peninjauan lokasi Kampung Ibus guna ditetapkan sebagai Kampung Budaya, disusul pembentukan Struktur Kampung Budaya Jawa, penyerahan bibit tanaman buah dan apotik hidup, penyerahan bantuan pakaian adat, pembuatan gapura, serta peliputan peresmian Kampung Budaya Jawa.
Acara Peresmian Kampung Budaya Jawa tersebut diisi dengan penandatanganan Prasasti Kampung Budaya Jawa, Penyerahan 45 set Pakaian Wayang Orang dari Kementerian Sosial RI yang diserahkan Bupati Soekirman kepada Tokoh Budaya Jawa H. Poniman, peninjauan kuliner khas Jawa serta pertunjukan tari serta penampilan wayang orang dengan lakon perang Pandawa dan Kurawa.(Bdi)