Mandailing Natal – Kabar wafatnya ayahanda dari Muhammad Dasuki Nasution, guru Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, pada Senin (22/6/2026) pukul 20.00 WIB di Pasar Laru, Kabupaten Mandailing Natal, turut mengundang duka dari berbagai kalangan.
Wakil Ketua Himpunan Keluarga Besar Mandailing (HIKMA) Sumatera Utara, H. Syahrir Nasution, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Atas nama pribadi dan keluarga besar HIKMA Sumatera Utara, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya ayahanda saudara Muhammad Dasuki Nasution. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," ujar H. Syahrir Nasution.
Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
Baca Juga:
"Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran. Kita semua yakin bahwa setiap yang bernyawa akan kembali kepada Allah SWT. Mari kita doakan almarhum agar memperoleh husnul khatimah dan rahmat Allah yang luas," tambahnya.
Kepergian almarhum menjadi duka bagi keluarga besar, kerabat, serta masyarakat yang mengenalnya. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas kepada keluarga yang berduka.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News