Medan — Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) menjajaki sinergi strategis dengan PT Pegadaian Sumatera Utara untuk mendorong investasi masyarakat kecil melalui konsep yang tidak biasa: menukar sampah menjadi emas.
Silaturahmi tersebut berlangsung di Medan dan dihadiri langsung Ketua Umum IPI Pusat Pris Volly Lenkong. Ia didampingi Ketua IPI Sumatera Utara Risdianto, Ketua Badan Pengurus Cabang IPI Kota Medan Tengku Riky Hermawan, serta Ketua Komcab IPI Medan Amplas Dedi Trio. Rombongan IPI disambut Deputi Pemasaran PT Pegadaian Sumut Basuki beserta jajaran.
Dalam pertemuan itu, Pegadaian Sumut memperkenalkan program "Tabungan Sampah Jadi Emas", yakni skema yang memungkinkan masyarakat menukarkan sampah terpilah dengan tabungan emas. Menurut Basuki, program ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka akses investasi emas bagi masyarakat dengan cara yang sederhana dan inklusif.
"Melalui program ini, sampah yang selama ini dipandang tidak bernilai dapat diubah menjadi aset investasi. Ini solusi lingkungan sekaligus ekonomi," ujar Basuki.
IPI Sumatera Utara turut berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah berbasis komunitas. Organisasi ini menekankan pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah agar memiliki nilai tambah, khususnya bagi pemulung dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Basuki juga menjelaskan sejumlah program Pegadaian yang menyasar pemberdayaan pemulung, antara lain kerja sama peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah serta dukungan pengolahan sampah untuk meningkatkan pendapatan pemulung.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BPD IPI Sumut Risdianto memaparkan berbagai program yang telah dijalankan organisasinya. Salah satunya, pelatihan kepada 170 ibu rumah tangga dalam mengolah limbah plastik kresek menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi, seperti bunga anggrek, bunga meja, dan bros hijab. Bahan baku berasal dari limbah plastik rumah tangga di lingkungan sekitar.
"Dari pelatihan ini, para peserta sudah memiliki usaha UMKM sendiri dengan memanfaatkan limbah di perumahan dan tetangga mereka," kata Risdianto.
Melalui silaturahmi tersebut, IPI Sumut berharap ke depan dapat membangun kerja sama berkelanjutan dengan Pegadaian Sumut melalui konsep investasi unik berbasis lingkungan—menukar sampah menjadi investasi emas—yang dinilai mampu memberi manfaat ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di Sumatera Utara.rel