Medan – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan afiliasi Partai
Gerindra Sumatera Utara melalui aksi cepat penanganan masyarakat yang mengalami pemasungan di Jalan Teratai No.10 Karang Sari, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.
Seorang warga bernama Andi (nama samaran) yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan akibat riwayat penyalahgunaan narkoba sejak 10 tahun lalu, akhirnya berhasil dievakuasi setelah selama empat tahun hidup dalam kondisi dipasung karena keterbatasan biaya pengobatan keluarga.

Kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang diterima Tanti selaku Ketua Harian Komando Ojol Indonesia Raya (KOJIRA), afiliasi Partai
Gerindra Sumut. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Tim Media Indonesian Raya yang dipimpin Taufik untuk segera dilakukan penanganan.
Mendapat informasi tersebut, Tim Media Indonesian Raya bergerak cepat dengan menghubungi Kepala Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial, Teguh, guna menindaklanjuti persoalan pemasungan yang terjadi di tengah masyarakat.
Tidak membutuhkan waktu lama, pemerintah bersama tim sosial langsung turun ke lokasi. Proses penjemputan dilakukan oleh Taufik bersama tim Media Indonesian Raya yakni Ridho, Akbar dan Eldan. Sementara dari afiliasi
Gerindra KOJIRA hadir Tanti, Ale dan Ok Topik.
Baca Juga:
Penjemputan korban turut didampingi kepala lingkungan dan Babinsa Kelurahan Sari Rejo sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan kemanusiaan tersebut.
Dari pihak Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial, Ros, Ivan dan tim hadir langsung untuk membawa Andi ke Rumah Sakit Ildrem Medan guna mendapatkan penanganan medis dan rehabilitasi kejiwaan secara intensif.
Ros mewakili Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pendampingan terhadap kondisi Andi.
"Kami langsung menindaklanjuti laporan ini dengan membawa klien ke RS Ildrem Medan untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan kejiwaan. Selanjutnya juga akan dilakukan tindak lanjut rehabilitasi secara berkelanjutan," ujarnya.
Baca Juga:
Sementara itu, ayah Andi mengaku terharu dan berterima kasih atas perhatian cepat yang diberikan pemerintah serta pihak-pihak yang terlibat dalam membantu anaknya.
.

"Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah, khususnya RS Ildrem, Kementerian Sosial dan keluarga besar Partai
Gerindra yang sudah membantu anak saya. Sudah sekitar 10 tahun anak saya mengalami gangguan jiwa akibat narkoba, dan selama empat tahun terakhir kami terpaksa memasung karena terkendala biaya pengobatan," ungkapnya.
Ia juga mengaku sebelumnya tidak mengetahui anaknya terlibat penyalahgunaan narkoba hingga kondisi mentalnya semakin memburuk.
"Awalnya saya tidak tahu anak saya memakai narkoba. Tapi kemudian perilakunya berubah, sering mencuri dan tidak pulang ke rumah. Saya mengetahui dari cerita orang lain," katanya.
Tanti dari KOJIRA menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian afiliasi Partai
Gerindra Sumatera Utara terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan..

"Kami dari KOJIRA sebagai afiliasi Partai
Gerindra Sumut sangat mengapresiasi respon cepat pemerintah dalam penanganan masyarakat yang mengalami pemasungan. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian," ujarnya.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, media dan pemerintah mampu menghadirkan solusi nyata dalam menangani persoalan kemanusiaan dan dampak penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.red