RIP CURRENT" EKONOMIOleh : Akhmad Khambali,SE,MM
Inisiator InsanPreneur
_"Pernah dengar tentang *RIP CURRENT*?_ Itu adalah gelombang bawah laut yang kelihatan tenang di permukaan, tapi di bawahnya ada arus kuat yang bisa menyeret orang ke tengah laut tanpa sadar.
Nah… sadar atau enggak, kondisi keuangan banyak orang saat ini lagi kena *RIF CURRENT versi ekonomi*."
"Secara statistik atau indikator makro, mungkin semuanya kelihatan aman-aman aja. Malah kelihatan baik. Kita masih bisa makan enak, nongkrong di cafe, belanja online dan jalani rutinitas seperti biasa. Nggak ada tanda krisis yang meledak-ledak.
*Tapi di bawah permukaan?* Ada arus balik yang pelan-pelan menarik pendapatan riil kita. Inflasi tersembunyi, biaya hidup naik, pelan pelan menggunakan paylater; sementara kenaikan penghasilan makin tipis; setipis tisu."
"Arus bawah ini bikin kita tanpa sadar masuk ke fase *MANTAB—Makan Tabungan*
Awalnya cuma ambil sedikit buat nambal kebutuhan bulanan atau belanja online. Tapi kalau didiamkan terus, fase ini berubah jadi *MAUT—Makan Tabungan*, alias tergerus habis tanpa tersisa.
Bahayanya *Rip Current Ekonomi* ini bukan karena dia datang _tiba-tiba dengan gelombang besar, tapi karena dia bikin kita terlena_ sampai terlambat sadar kalau kita udah terseret jauh."
_"Terus gimana caranya selamat?_ Di laut, kalau terjebak *Rip Current,* kunci utamanya jangan panik dan jangan berenang melawan arus secara langsung, tapi berenang sejajar garis pantai.
Di keuangan pun sama. Jangan cuma bertahan pakai cara lama sambil nunggu situasi membaik. _Mulai cek ulang cash flow, pangkas bocor halus, dan bangun kembali benteng pertahanan finansial [emergency fund dan safety net) kita._
Coba cek tabunganmu bulan ini—masih aman, atau tanpa sadar udah mulai terseret arus?"red