Medan — Momentum peringatan 83 tahun Panti Asuhan
Mamiyai Al-Ittihadiyah berlangsung penuh makna, Minggu, 24 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, unsur Pembina Yayasan Wakaf UISU dan Yayasan An-Naas, Asren Nasution menyerahkan buku berjudul "Janji-Janji Sosial Negara" kepada para pembina, pengurus, alumni, dan warga panti sosial
Mamiyai Al-Ittihadiyah.
Penyerahan buku itu disebut sebagai bentuk amal jariah sekaligus refleksi terhadap tanggung jawab sosial negara dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam keterangannya, Asren Nasution menegaskan bahwa keberadaan Panti Asuhan
Mamiyai Al-Ittihadiyah yang telah berusia 83 tahun bukan sekadar lembaga sosial biasa, melainkan bagian dari sejarah panjang perjalanan bangsa Indonesia.
"Dari history kelahirannya, 83 tahun Panti Asuhan
Mamiyai Al-Ittihadiyah merupakan usia yang relatif tua dan ikut membidani kelahiran republik ini," ujarnya.
Ia menambahkan, semangat perjuangan yang dijalankan panti asuhan tersebut sejalan dengan amanat Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945, khususnya dalam tujuan negara untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurutnya, Panti Asuhan
Mamiyai Al-Ittihadiyah telah menjalankan amanat konstitusi itu jauh sebelum Indonesia berkembang seperti saat ini.
"Panti Asuhan
Mamiyai sejak dahulu sudah melakukan dan memperjuangkan tujuan kemerdekaan, yakni menghadirkan pendidikan, pembinaan moral, dan kepedulian sosial bagi anak-anak bangsa," katanya.
Kegiatan peringatan HUT ke-83 itu juga menjadi ajang silaturahmi antara pembina, pengurus, alumni, dan masyarakat yang selama ini memiliki perhatian terhadap keberlangsungan lembaga sosial tersebut.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para alumni dan warga panti menyambut positif penyerahan buku "Janji-Janji Sosial Negara" yang dinilai dapat menjadi pengingat pentingnya kehadiran negara dalam menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Di usia yang ke-83 tahun,
Mamiyai Al-Ittihadiyah diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda, memperkuat nilai keislaman, serta melahirkan anak-anak bangsa yang berakhlak dan berkontribusi bagi masyarakat.red