Kendari – Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi, Kamis (9/4/2026).
Kali ini, Pengda JMSI Sultra melaksanakan audiensi dengan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, bersama jajaran pengurus diterima langsung oleh Kepala Balai Bahasa, Dewi Pridayanti.
Adhi Yaksa Pratama, yang akrab disapa Saldi, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan membangun sinergi program JMSI di daerah, khususnya dalam pengembangan literasi dan budaya.
"Ada dua program JMSI pusat yang kita adopsi di daerah yaitu Aksara Digital dan JMSI Goes To School. Dengan kunjungan ini kita berharap terbangun sinergi dengan Balai Bahasa Sultra," ujarnya.
Ia menambahkan, Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan budaya berupa aksara lokal yang perlu dilestarikan, salah satunya Aksara Buton.
"Di Sultra ada potensi Aksara Nusantara yang sudah ada sejak lama, khususnya di wilayah Buton. Melalui bidang potensi daerah dan sinergi dengan instansi terkait, kita berupaya melestarikan adat dan budaya tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Sultra, Dewi Pridayanti, menyambut baik kunjungan tersebut dan membuka peluang kolaborasi ke depan.
"Kami memiliki program pemetaan bahasa yang saat ini sedang berjalan, serta program revitalisasi dan konservasi bahasa. Semoga ke depan bisa disinergikan dengan program JMSI, seperti yang sudah dilakukan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sultra," ungkapnya.
Ia menegaskan, pihaknya siap mendukung setiap program yang bertujuan memajukan budaya daerah.
"Selama untuk kemajuan budaya, kami akan mendukung dan siap bersinergi dengan Pengda JMSI Sultra," tutupnya.