MEDAN, HALOMEDAN.COMPakar Hukum Tata Negara Mahfud MD menegaskan pentingnya keadilan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan keberlangsungan sebuah negara.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri silaturahmi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Monumen Nasional Keadilan di Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, Kamis (26/3).
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga memberikan apresiasi kepada Rahmat Shah atas konsistensinya dalam menggaungkan nilai-nilai keadilan melalui keberadaan monumen tersebut.
"Sejarah mencatat, negara yang tidak mampu menegakkan keadilan akan runtuh. Karena itu, keadilan menjadi syarat utama tercapainya tujuan negara," ujar Mahfud.
Ia menjelaskan, empat tujuan negara yakni menjaga integrasi bangsa, melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa hanya dapat terwujud jika keadilan ditegakkan.
Menurutnya, Monumen Nasional Keadilan mengandung pesan kuat agar seluruh elemen bangsa tidak main-main dalam menegakkan keadilan. Keadilan, kata dia, merupakan perpaduan antara logika hukum dan hati nurani.
"Mudah-mudahan gaung dari monumen ini tidak hanya di Medan, tetapi sampai ke seluruh negeri," katanya.
Sementara itu, Rahmat Shah mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menegakkan keadilan dengan mencetuskan yel-yel "Keadilan, Tegakkan!".
"Tidak mungkin hanya beberapa orang saja yang mewujudkan keadilan. Semua pihak harus ikut terpanggil," ujarnya.
Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia Said Aldi Al Idrus yang turut hadir bersama unsur Forkopimda Sumut, ulama, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Rahmat Shah yang juga menjabat sebagai Konjen Kehormatan Turki untuk Pulau Sumatera menegaskan, ketidakadilan hanya akan membawa dampak buruk bagi bangsa. Sebaliknya, keadilan yang ditegakkan akan menghadirkan kesejahteraan, terlebih jika para pemimpin mampu menjadi teladan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ceramah oleh Muzakkir, dilanjutkan dengan pemutaran video sejarah berdirinya Monumen Keadilan. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bagir Manan pada 3 April 2010, dan diresmikan oleh Irman Gusman pada 19 Maret 2011.rel