Aceh Timur —
Di tengah duka pascabanjir yang melanda Aceh Timur, Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menegaskan komitmennya untuk tetap hadir bersama alumni. Bukan sekadar membawa toga dan ijazah, tetapi juga harapan.
Melalui program UNPAB Menyapa, Alumni Terjaga, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (Fastek) bersama Ketua Program Studi Teknik Elektro mendatangi langsung kediaman salah satu alumni, Mirza Definda. Akibat banjir, rumah Mirza kini tak lagi layak huni, memaksanya untuk mengungsi bersama keluarga.
Dalam suasana penuh haru, dengan toga tersemat dan air mata yang tertahan, Mirza Definda resmi dilantik sebagai alumni UNPAB. Prosesi sederhana namun bermakna itu berlangsung di tengah keterbatasan, diiringi doa bersama serta penyerahan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas.
Kebersamaan kemudian ditutup dengan makan bersama, menjadi simbol kehangatan dan kekuatan keluarga besar UNPAB di tengah ujian yang dihadapi.
Bagi UNPAB, alumni bukan sekadar lulusan.
Mereka adalah keluarga. Dan keluarga akan selalu didatangi—dalam keadaan apa pun.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News