halomedan.com -TOBA,
Ephorus HKBP Pdt Dr.
Victor Tinambunan MST mengapresiasi pelaksanaan
Natal Nasional 2025 yang berlangsung secara sederhana namunberdampak.
Natal Nasional tahun
2025 digelar di 10 titik dan dipusatkan di Jakarta, salah satu tempat pelaksanaan
Natal Nasional tahun
2025 digelar di Kabupaten Toba, tepatnya di Panti Karya Hephata, Kecamatan Laguboti pada hari Senin tanggal 05 Januari 2026 lalu."Pertama waktu rapat perdana panitia di Jakarta, saya hadir atas undangan pak Maruarar dan disitu dipaparkan tujuan utama perayaan ini. Pesan bapak presiden kepada panitia supaya natal nasional ini sederhana dan berdampak", sebut
Ephorus Victor Tinambunan saat dikonfirmasi, Kamis (08/01/2026).
Perayaan Natal Nasional yang berlangsung sederhana dihadiri peserta dari Koster gereja, guru agama, guru sekolah Minggu dan kaum difabel."Itu sudah dibicarakan bahwa perayaan itu sederhana bukan perayaan yang meriah dan menghadirkan Koster gereja, guru sekolah Minggu, guru agama dan difabel jadi betul-betul seperti yang direncanakan sejak awal," lanjutnya.Panitia
Natal Nasional tahun
2025 menyerahkan 4 jenis bantuan yang bersumber dari para donatur, diantaranya 2.000 paket sembako, bantuan pendidikan Rp.1 Miliar kepada 100 orang siswa SMA atau yang sedang berkuliah masing-masing mendapat 10 juta rupiah.Selanjutnya bantuan 3 unit ambulans dan bantuan renovasi untuk 100 gereja, khusus Tapanuli Raya ada 17 gereja penerima dengan jumlah masing-masing Rp.100 juta."Kemudian ada 5 titik yang mengikuti live streaming dan satu-satunya di bagian barat yang dilaksanakan di Hephata, selebihnya di bagian timur.Kami ikuti live streaming di Hephata, pilihan lokasi ini karena sejalan dengan tujuan perayaan natal berdampak karena disitu ada saudara-saudara kita yang difabel", terang
Ephorus lebih lanjut.Sebelum pelaksanaan
Natal, panitia juga disebutkan telah menyalurkan sekulam bantuan ke daerah-daerah terdampak bencana."Yang sangat kami apresiasi juga melalui bantuan sosial, dimana sebelum perayaan kemaren panitia sudah menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana.Intinya, betul-betul agak lain, secara positif lah perayaan natal nasional kali ini, baik yang hadir di tempat kita lihat mereka-mereka yang membutuhkan bantuan dan juga diluar itu yang tidak ikut beribadah mereka juga mendapat perhatian. Ini salah satu terobosan baru yang seingat saya belum pernah terjadi seperti ini, jadi ini sangat positif dan ke depan hal-hal yang seperti ini perlu dikembangkan", terangnya.
Ephorus Victor menambahkan kepedulian terhadap pendidikan sangatlah penting untuk dipertahankan."Kemajuan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan kita jadi sudah tepat ini disamping apa yang sudah dilakukan panitia terhadap 1000 orang itu sangat signifikan tetapi kita berharap dengan dilakukannya seperti ini maka yang lain bisa mengikut, kepedulian terhadap pendidikan", pungkasnya.Tampak hadir mengikuti perayaan natal nasional di Panti Karya Hephata, Panitia
Natal Nasional Tambok Parulian Setyawati, Wabup Toba Audi Murphy O. Sitorus, Kadep Diakonia
HKBP Pdt Eldarton Simbolon, Praeses
HKBP Samosir Pdt Rintalori,
Ephorus GKPS Pdt John Christian Saragih, Praeses HKI Pdt Saidon Ambarita, Pimpinan Gereja GMI - Pdt. Antoni Manurung, Ketua STT
HKBP Pematang Siantar Pdt Dr Sukanto Limbong, Pastor Paroki St Yosef Balige Pastor Cypriano Barasa Ofm.Cap, Pastor Paroki St Yosef Parsoburan, Pastor Henry Simbolon, Kepala PK Hephata Diak Risma Siregar. (Des)