KUALA LUMPUR, halomedan.com — Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia Indonesia (ISWAMI) Malaysia mengingatkan media massa agar berperan aktif menjaga keharmonisan hubungan Indonesia dan Malaysia, terutama dalam pemberitaan isu-isu sensitif yang menyangkut kedua negara.Presiden ISWAMI Malaysia, Datuk Ahmad Zaini Kamaruzzaman mengatakan, media memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat hubungan dua negara serumpun dengan tetap menghormati kebijakan pemerintah masing-masing."Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun. Ketika salah satu tertimpa musibah, kedua negara akan saling membantu, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat. Media harus mendukung langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam menangani persoalan bersama," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (21/12).Menanggapi bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera baru-baru ini serta kebijakan pemerintah Indonesia yang tidak menerima bantuan luar negeri, Ahmad Zaini menekankan pentingnya kehati-hatian media dalam menyusun narasi pemberitaan.Menurutnya, pemberitaan yang akurat dan beretika tidak hanya bertujuan menyampaikan informasi yang benar kepada publik, tetapi juga menjaga hubungan baik dan saling pengertian antara Indonesia dan Malaysia yang memiliki ikatan sejarah dan budaya."ISWAMI Malaysia menghormati kebijakan pemerintah Indonesia. Media Malaysia yang meliput bencana di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera Utara harus mengedepankan empati dan etika jurnalistik, serta tidak membangun narasi negatif," tegasnya.Ia berharap pemberitaan yang disajikan media dapat bersifat positif dan konstruktif, sehingga membantu upaya bersama dalam penanganan bencana tanpa mengganggu keharmonisan hubungan bilateral.ISWAMI Malaysia juga optimistis hubungan erat Indonesia dan Malaysia dalam semangat ASEAN, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, akan terus memperkuat persaudaraan dan kerja sama kedua negara.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News