Medan — Polemik yang menyebut Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Kombes Pol (Purn) Maruli Siahaan, pro terhadap perusahaan Toba Pulp Lestari (TPL) mendapat bantahan keras dari Badan Koordinasi Pemuda Muslim (
Bakopam) Sumatera Utara. Ketua
Bakopam Sumut, Ibnu Hajar SE, menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik."Kita sangat keberatan kalau Maruli Siahaan disebut pro TPL. Beliau sangat pro rakyat, bukan pro perusahaan mana pun," tegas Ibnu Hajar kepada wartawan, Rabu (11/12).Menurut Ibnu, selama ini Maruli Siahaan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya yang terdampak konflik lahan, isu lingkungan, dan persoalan sosial di daerah pemilihannya. Ia menilai justru upaya-upaya Maruli di Senayan menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat kecil, bukan korporasi, tegas Ibnu Hajar yang juga mantan Ketua GP Ansor Medan itu."Rekam jejak beliau jelas. Ketika banyak anggota dewan memilih aman, Maruli Siahaan berani bicara lantang soal ketidakadilan dan dampak yang dirasakan warga di sekitar kawasan operasional TPL. Jadi sangat keliru kalau ada yang mencoba memelintir posisi beliau," tambahnya.Ibnu Hajar yang juga mantan Wakil Ketua KNPI Sumut itu menilai isu yang menyebut Maruli pro TPL sengaja digoreng pihak tertentu untuk kepentingan politik sesaat. Ia mengimbau publik agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang tidak memiliki dasar."Kami minta masyarakat melihat fakta, bukan opini yang dibuat-buat.
Bakopam Sumut berdiri di garda depan membela kebenaran dan kami tahu persis sikap Pak Maruli selama ini," tutup Ibnu yang juga mantan Wakil Ketua NU Medan itu dengan nada tegas.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News