Kamis, 05 Maret 2026
Marhaban ya Ramadhan

Demo di KPK, Topan Orang Dekat Gubernur Sumut Bobby Nasution Harus Diperiksa

Administrator
Jumat, 18 Juli 2025 14:05 WIB
Demo di KPK,  Topan Orang Dekat Gubernur Sumut Bobby Nasution Harus Diperiksa
Istimewa

MEDAN – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (18/7/2025). Dalam aksinya, mereka mendesak KPK untuk memanggil dan memeriksa Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terkait dugaan keterlibatannya dalam proyek infrastruktur jalan senilai Rp 231,8 miliar dari APBD Sumut tahun anggaran 2025.

Koordinator Aksi KAMAK, Saipul Adam, mengatakan bahwa proyek tersebut menyeret nama Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

"Bagaimana mungkin seseorang yang sudah ditetapkan tersangka OTT KPK justru kembali dilantik menjadi pejabat oleh Gubernur Sumut? Ini menunjukkan adanya pembiaran," kata Asep Haliar, Koordinator Lapangan KAMAK, yang turut hadir dalam aksi.

Menurut KAMAK, Gubernur Bobby Nasution patut diduga mengetahui dan turut terlibat dalam proyek tersebut, sehingga perlu dimintai keterangan secara resmi oleh KPK.

Selain itu, KAMAK juga meminta KPK memeriksa kembali kinerja Bobby Nasution selama menjabat sebagai Wali Kota Medan periode 2021 hingga 2024. Mereka menilai terdapat sejumlah proyek bermasalah yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Beberapa proyek yang disorot KAMAK antara lain:

Proyek pemasangan lampu jalan senilai Rp 25,7 miliar (yang dikenal dengan istilah "Lampu Pocong"),

Pembangunan tiga gapura dari APBD Kota Medan tahun 2022,

Dugaan korupsi proyek Islamic Center,

Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan,

Serta 13 paket pekerjaan drainase yang diduga bermasalah dari sisi volume dan spesifikasi teknis.

"Banyak proyek infrastruktur yang diduga tidak transparan dan berpotensi merugikan keuangan negara," ujar Saipul.

Dalam pernyataannya, KAMAK juga meminta Presiden Joko Widodo untuk menegur Bobby Nasution serta mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumut agar menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Selain Bobby Nasution, KAMAK turut mendesak KPK agar memanggil kembali Akbar Hilmawan Bukhoiri, yang disebut-sebut terlibat dalam kasus suap bersama mantan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

Mereka juga mendorong KPK agar tidak ragu menetapkan Samuel Nababan sebagai tersangka dalam kasus Blok Medan, yang menurut mereka merupakan orang dekat Bobby Nasution.

"KPK jangan takut menetapkan tersangka, termasuk jika itu menyentuh orang-orang dekat pejabat penting di Sumut," tegas Asep.tim



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bobby Nasution Walk Out dari Rapat Anggaran Bencana, Pengamat: Isyarat Kekecewaan Mendalam ke Pusat

Bobby Nasution Walk Out dari Rapat Anggaran Bencana, Pengamat: Isyarat Kekecewaan Mendalam ke Pusat

Bobby Afif Nasution Sholat Tarawih Perdana Bersama Warga Terdampak Banjir di Tapteng

Bobby Afif Nasution Sholat Tarawih Perdana Bersama Warga Terdampak Banjir di Tapteng

Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan

Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan

KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas dalam OTT Ditjen Bea Cukai

KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas dalam OTT Ditjen Bea Cukai

MAKI Tanggapi Putusan Gugatan Praperadilan Terhadap KPK Atas Perkara Belum Dipanggilnya Gubernur Sumut Bobby Nasution,

MAKI Tanggapi Putusan Gugatan Praperadilan Terhadap KPK Atas Perkara Belum Dipanggilnya Gubernur Sumut Bobby Nasution,

KEJARI MEDAN SELIDIKI KORUPSI REVITALISASI LAPANGAN MERDEKA, “Alexander Sinulingga Harus Bertanggung Jawab atas Mangkraknya Proyek Rp 497 M

KEJARI MEDAN SELIDIKI KORUPSI REVITALISASI LAPANGAN MERDEKA, “Alexander Sinulingga Harus Bertanggung Jawab atas Mangkraknya Proyek Rp 497 M

Komentar
Berita Terbaru