Jumat, 02 Januari 2026

Kejati Sumut Tahan Kadisbudparekraf Terkait Dugaan Korupsi Penataan Situs Benteng Putri Hijau

Administrator
Selasa, 11 Maret 2025 15:46 WIB
Kejati Sumut Tahan Kadisbudparekraf Terkait Dugaan Korupsi Penataan Situs Benteng Putri Hijau
Istimewa

MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menahan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Sumut, ZS, terkait dugaan korupsi dalam kegiatan penataan Situs Benteng Putri Hijau di Kecamatan Namo Rambe, Deliserdang, tahun anggaran 2022. Penahanan dilakukan pada Selasa (11/3/2025) setelah pemeriksaan oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Adre W Ginting, SH, MH, mengungkapkan bahwa proyek penataan situs bersejarah ini tidak selesai tepat waktu dan mengalami dua kali addendum. Selain itu, terdapat kekurangan volume pekerjaan yang berujung pada perhitungan kerugian negara oleh auditor Kejati Sumut, dengan total mencapai Rp817.008.240,37.

"Tersangka ZS diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," ujar Adre W Ginting.

Adre menjelaskan, penahanan dilakukan karena penyidik telah mengantongi minimal dua alat bukti yang cukup. Selain itu, ada kekhawatiran tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi tindak pidana serupa. ZS kini ditahan selama 20 hari, mulai 11 hingga 30 Maret 2025, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Tanjung Gusta Medan.

Sebelumnya, Kejati Sumut telah menahan tiga tersangka lain dalam kasus yang sama. Mereka adalah JP, Fungsional Pamong Budaya Disbudparekraf Sumut selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK); RGM, karyawan swasta dari CV Citra Pramatra selaku konsultan pengawas; serta RS, Wakil Direktur CV Kenanga yang bertindak sebagai rekanan proyek.

Kejati Sumut menegaskan akan terus mendalami kasus ini guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.red2


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pembukan Piala Rico Waas yang Ke 2 Tahun 2025 - 2026, Kadispora Resmi Membuka Piala Walikota Medan

Pembukan Piala Rico Waas yang Ke 2 Tahun 2025 - 2026, Kadispora Resmi Membuka Piala Walikota Medan

PERMAK: Desak Kejati Sumut Tangkap F. H & M. H dan A. H. L dalam Skandal Korupsi Smart Board.

PERMAK: Desak Kejati Sumut Tangkap F. H & M. H dan A. H. L dalam Skandal Korupsi Smart Board.

Kadishub Medan Ditahan dalam Kasus Korupsi Medan Fashion Festival 2024 — Kerugian Negara Capai Rp1,1 Miliar

Kadishub Medan Ditahan dalam Kasus Korupsi Medan Fashion Festival 2024 — Kerugian Negara Capai Rp1,1 Miliar

DPC AWI Kota Medan : Usut Pengerjaan Pembangunan Gedung Kejatisu Senilai Rp 96 Miliar

DPC AWI Kota Medan : Usut Pengerjaan Pembangunan Gedung Kejatisu Senilai Rp 96 Miliar

Kejatisu Geledah PT Inalum, Dugaan Korupsi Penjualan Produk 2019

Kejatisu Geledah PT Inalum, Dugaan Korupsi Penjualan Produk 2019

Kadis Koperasi Medan, Beni Iskandar Nasution, Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Medan Fashion Festival 2024

Kadis Koperasi Medan, Beni Iskandar Nasution, Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Medan Fashion Festival 2024

Komentar
Berita Terbaru