Jumat, 03 April 2026

Pemprov Sumut Komitmen Ciptakan Lingkungan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Administrator
Rabu, 18 Desember 2024 14:47 WIB
Pemprov Sumut Komitmen Ciptakan Lingkungan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas
Istimewa


MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen menciptakan lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Effendy Pohan pada puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41, Medan, Rabu (18/12/2024).

Lingkungan yang inklusif bagi disabilitas berarti memberikan hak yang sama bagi para penyandang disabilitas, seperti masyarakat lainnya. Selain itu, pemberdayaan penyandang disabilitas dalam kehidupan sehari-hari juga merupakan bagian dari hal tersebut.

"Masih banyak pekerjaan untuk memastikan dunia benar-benar inklusi dan ramah bagi semua, terutama disabilitas, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, jaminan sosial juga perlu dibuka akses seluas-luasnya terutama untuk penyandang disabilitas, inilah yang perlu kita perjuangkan bersama," kata Effendy.

Menurut Effendy, penyandang disabilitas memiliki potensi yang luar biasa. Bahkan, banyak penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan melebihi orang biasa.

"Seperti atlet kita yang bertanding di Peparnas, atlet lari jarak 100 meter bisa mencatat waktu 11 atau 12 detik, sementara kita belum tentu bisa lari sekencang itu," kata Effendy.

Untuk itu, yang dibutuhkan para penyandang disabilitas bukan hanya sekadar bantuan-bantuan saja. Melainkan terciptanya lingkungan yang mampu membuat para penyandang disabilitas dapat berdaya sendiri.

"Bukan memberi ikan, tapi berikan pancing supaya mereka setara, kita yang bertugas semua ini agar dapat memberi ruang pada mereka, beri kesempatan kerja dan lain-lain," kata Effendy.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sumut Muhammad Yusuf mengatakan, penanganan permasalahan disabilitas telah meningkat secara signifikan di Sumut. Belum lama peraturan daerah (Perda) mengenai perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas di Sumut juga telah disahkan.

"Selain itu, saya berharap, Peraturan Gubernur segera disusun dan diterbitkan agar Perda disabilitas bisa dijalankan di semua layanan publik, baik itu kantor pemerintah maupun swasta," kata Yusuf.

Peringatan Puncak Hari Disabilitas diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari penampilan musik dan puisi oleh penyandang disabilitas, pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu diserahkan juga bantuan secara simbolis berupa sembako, tongkat jalan, kursi roda dan lain sebagainya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran

GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif

Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif

Bank Sumut Gelar Manasik Haji Akbar, Perkuat Peran sebagai Mitra Perjalanan Ibadah dan Ekonomi Masyarakat

Bank Sumut Gelar Manasik Haji Akbar, Perkuat Peran sebagai Mitra Perjalanan Ibadah dan Ekonomi Masyarakat

Pemko Medan Dorong Penguatan RSUD Bachtiar Djafar, Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis Jadi Prioritas

Pemko Medan Dorong Penguatan RSUD Bachtiar Djafar, Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis Jadi Prioritas

Rico Waas: Penataan Trotoar Harus Punya Perencanaan Matang, Humanis, dan Estetis*l

Rico Waas: Penataan Trotoar Harus Punya Perencanaan Matang, Humanis, dan Estetis*l

Komentar
Berita Terbaru