Kunjungan Ketua Tani Merdeka Sumatra Utara ke Tanah Karo, Perkuat Petani dengan Organisasi Petani
Setelah pertemuan awal, rombongan kemudian diajak untuk mengunjungi lahan dolomik yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah tersebut. Muhammad Husni tampak terkesan dengan kualitas tanah yang subur dan kaya mineral. "Lahan dolomik sangat cocok untuk pengembangan berbagai jenis tanaman, termasuk buah naga yang tengah naik daun," tuturnya.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju kebun buah naga yang dikelola oleh kelompok tani setempat. Di sana, mereka disuguhkan pemandangan kebun yang rimbun dengan tanaman buah naga yang siap panen. Bapak Harun Hambali, yang juga merupakan ahli pertanian, memberikan beberapa tips kepada petani mengenai cara pemeliharaan dan pengembangan tanaman buah naga agar hasilnya lebih optimal.
Yusuf NST, salah satu anggota rombongan, menambahkan bahwa keberadaan kebun buah naga di Tanah Karo bisa menjadi peluang ekonomi yang signifikan. "Dengan pemasaran yang tepat, buah naga bisa menjadi komoditas unggulan yang mendatangkan pendapatan bagi masyarakat," ungkapnya.
Kunjungan ini tidak hanya berfokus pada potensi lahan, tetapi juga membahas tentang pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi para petani. Sekretaris Suhendrik mengemukakan perlunya program pelatihan yang lebih intensif agar petani dapat mengadopsi teknologi modern dalam bertani.
Di akhir kunjungan, semua pihak sepakat untuk menjalin kerjasama yang lebih erat demi kemajuan pertanian di Tanah Karo. "Kita harus saling mendukung dan berbagi pengetahuan agar hasil pertanian kita semakin baik," tutup Muhammad Husni.
Dengan penuh semangat, rombongan kembali ke Sumatra Utara, membawa harapan baru untuk masa depan pertanian di Tanah Karo. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dari berbagai program kolaboratif yang akan memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat setempat.rel