Dugaan Kasus KDRT, Istri Pejabat Kemenag Tapsel Polisikan Suaminya
Padang Sidempuan, Halomedan.co
Pejabat Kementerian Agama ( Kemenag ) Kabupaten Tapanuli Tapanuli Selatan ( Tapsel ) bernama EG dipolisikan istrinya yang bernama NM, Minggu ( 29 /5 ) kemarin.
Laporan NM sendiri tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi ( STTLP ) No.STTLP/B/192V/2022/SPKT/Polres Padang Sidempuan/Polda Sumatera Utara.
Dalam surat STTLP ini disebutkan, NM diduga telah menerima perlakuan KDRT dari terlapor yang merupakan pejabat Kemenag Tapsel bernama EG suami pelapor.
Atas laporan NM, penyidik langsung membuat Visum Et Repertum (VER) ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Kota Padang Sidempuan guna pemeriksaan secara medis terhadap pelapor.
Selanjutnya, pihak Sat Reskrim Polres Padang Sidempuan pada Jum’at ( 23 /9 ) mengirim Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan ( SP2HP ) dari penyelidikan ( Lidik ) ke tahap penyidikan ( Sidik ) yang ditandatangani Kasat Reskrim Polres Padang Sidempuan.
Saat dihubungi wartawan, Kasat Reskrim Polres Padang Sidempuan AKP Bambang Priyatno, S.Sos membenarkan bahwa kasus dugaan KDRT yang dilakukan oknum pejabat Kemenag bernama EG kepada pelapor yang merupakan istrinya yang bernama NM ini sudah ketahap Sidik.
“Laporan NM, korban KDRT dari penyelidikan ( Lidik ), sekarang sudah tahap penyidikan ( Sidik ),” Ungkap Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno, S.Sos kepada wartawan.
Tidak itu saja, kepada terlapor EG dari Polres Padang Sidempuan sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus KDRT, tambah pria dengan tiga balok emas dipundaknya ini.
“Kepada EG yang merupakan terlapor kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT.”
Ditempat terpisah, Kakan Kemenag Tapsel Ihwan Nasution membenarkan anggotanya yang bernama EG mengalami masalah rumah tangga.
“Kita sudah pernah memanggil EG bersama istrinya NM untuk dimediasi, Alhasil upaya kita gagal dikarenakan kedua pihak sama – sama keras kepala dan tidak ada yang mau mengalah, terang Kakan Kemenag Tapsel Ihwan Nasution kepada wartawan. (Rahmat Nst)