Kamis, 12 Maret 2026
Marhaban ya Ramadhan

Resi Gudang Gabah dan Beras Diproyeksikan Tumbuh di Semester II 2020

Administrator
Jumat, 10 Juli 2020 06:46 WIB
Resi Gudang Gabah dan Beras Diproyeksikan Tumbuh di Semester II 2020

JAKARTA, Halomedan.co

Pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG) untuk komoditas Gabah dan Beras diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan di semester II tahun 2020. Pertumbuhan tersebut diperkirakan karena proyeksi musim tanam dan panen di semester II tahun 2020. Hal ini disampaikan oleh Kepala KBI e-ducentre Diah Yulinda Wulandari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7).

KBI e-ducentre sendiri merupakan lembaga yang diinisiasi oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), yang dalam kegiatan operasionalnya adalah menerbitkan hasil riset yang dilakukan, baik itu terkait Perdagangan Berjangka Komoditi, Pasar Fisik Komoditas maupun Sistem Resi Gudang.

“Selain faktor bahwa masyarakat mulai bergerak di New Normal, kami juga melihat bahwa sosialisasi yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat terkait pemanfaatan SRG ini akan cukup mempengaruhi pertumbuhan SRG khususnya Gabah dan Beras. Masyarakat khususnya petani dan pemilik komoditas mulai memahami manfaat SRG,” jelas Diah.

Terkait pemanfaatan SRG Gabah, lanjutnya, data dari KBI (Persero) sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang menyebutkan di tahun 2019 pemanfaatan SRG untuk komoditas Gabah mencapai 289 RG dengan volume 5.208.427 Kg.

“Adapun nilai pembiayaannya mencapai Rp. 19.182.262.966,-. Sedangkan tahun 2020 (Januari – Mei), jumlah resi gudang Gabah yang diterbitkan mencapai 53 SRG dengan volume 1.371.773 Kg, dan dengan nilai pembiayaan sebesar Rp. 6.009.500.000,-” jelasnya.

Sedangkan untuk komoditas Beras, di tahun 2019 tercatat penerbitan SRG sebanyak 67 dengan volume 5.208.427 Kg dan nilai pembiayaan sebesar Rp. 19.182.262.966,- Sedangkan untuk tahun 2020 (Januari – Mei), jumlah resi gudang Beras yang terbit sebanyak 11 RG dengan volume 840.500 Kg, dengan nilai pembiaayaan sebesar Rp. 5.552.801.500,-

Proyeksi yang dilakukan oleh KBI e-ducentre tidak terlepas dari mulai bergeraknya ekonomi Indonesia di fase New Normal setelah wabah covid-19. Sebelumnya, Riset Morgan Stanley menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh mulai Quarter 2 tahun 2020, dan akan terus berlanjut sampai akhir tahun 2020.

Dari sisi produksi Gabah dan Beras, Pemerintah untuk tahun 2020 juga telah mentargetkan luas tanam padi seluas 11,66 juta hektar , yang berpotensi menghasilkan 33,6 juta ton beras. Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga mencanangkan Gerakan Percepatan Tanam pada April-September 2020.

“Melihat trend serta berbagai faktor yang ada, kami proyeksikan sampai akhir tahun 2020, pemanfaatan SRG baik untuk Gabah maupun Beras akan mengalami pertumbuhan yang positif dibandingkan tahun 2019,” tambah Diah.

Diah lelanjutkan, melihat proyeksi situasi yang ada di semester II tahun 2020, KBI merekomendasikan kepada para petani untuk memanfaatkan SRG ini. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga gabah dan beras yang cenderung turun saat panen. (rel/R03)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
*Yuslin Siregar Sudah 22 Hari Tanpa Putus Ajak Imam dan Jamaah Doakan Donatur*

*Yuslin Siregar Sudah 22 Hari Tanpa Putus Ajak Imam dan Jamaah Doakan Donatur*

SMSI Konawe Minta Penyidik Polda Sultra Telaah UU Pers Terkait Pemanggilan Ketua JMSI

SMSI Konawe Minta Penyidik Polda Sultra Telaah UU Pers Terkait Pemanggilan Ketua JMSI

TRI SULA EKONOMI: RUPIAH MEROSOT, BURSA SAHAM RONTOK, DAN HARGA MINYAK NAIK – Tantangan Ekonomi di Ambang Idul Fitri 1446 H

TRI SULA EKONOMI: RUPIAH MEROSOT, BURSA SAHAM RONTOK, DAN HARGA MINYAK NAIK – Tantangan Ekonomi di Ambang Idul Fitri 1446 H

RAMADHAN KE-21, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SANTUNAN DAN SEMBAKO DUKUNGAN PT INALUM

RAMADHAN KE-21, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SANTUNAN DAN SEMBAKO DUKUNGAN PT INALUM

Relaksasi KUR Pascabencana Mulai Diterapkan, Bank Sumut Petakan Debitur Terdampak di Sumut

Relaksasi KUR Pascabencana Mulai Diterapkan, Bank Sumut Petakan Debitur Terdampak di Sumut

Golden Visa: Investasi dan Pilar Kedaulatan Negara

Golden Visa: Investasi dan Pilar Kedaulatan Negara

Komentar
Berita Terbaru