MEDAN -Polemik organisasi di tubuh Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) memanas. Seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai dari berbagai daerah di Indonesia secara resmi mengajukan mosi tidak
percaya terhadap kepengurusan PB Muaythai.
Langkah tersebut diambil setelah para Pengprov menilai kepemimpinan PB Muaythai Indonesia tidak lagi mampu menjalankan organisasi secara profesional serta dinilai tidak transparan dalam sejumlah kebijakan penting yang berdampak pada pembinaan atlet di daerah.
Diantara yang menyatakan
Mosi Tak Percaya terhadap PB Muaythai Indonesia, antara lain, Sumut, Bengkulu, Banten, Riau, Sumsel, Sumbar, Kepri, Lampung, Sulsel, Bali, Gorontalo, Kaltim, Aceh, Bangka Belitung, NTT, Sulawesi Utara, Sulteng, Papua Tengah, Papua Selatan, Jateng, Jogja dan daerah lainnya, ada berkisar 28 Pengprov, kata Bidang Hukum dan Organisasi PB.Muaythai Indonesia, Sekum MI Sumut Zulkifli Lubis SH, Senin (30/3/2026) di Medan.
Perwakilan Pengprov menyampaikan bahwa keputusan mengajukan mosi tidak
percaya merupakan hasil kesepakatan bersama dari seluruh provinsi yang merasa aspirasi mereka selama ini tidak diakomodir oleh pengurus pusat.
"Kami dari seluruh Pengprov Muaythai se-Indonesia menyatakan mosi tidak
percaya kepada kepemimpinan PB Muaythai Indonesia saat ini. Keputusan ini diambil demi menyelamatkan organisasi dan masa depan atlet Muaythai Indonesia," ujar Zulkifli Lubis.SH. Bidang Hukum , Organisasi PB.MI dan Sekum Pengprov MI Sumut menambahkan.
Baca Juga:
Para Pengprov juga menilai komunikasi antara pengurus pusat dan daerah selama ini tidak berjalan baik.
Sejumlah program pembinaan atlet, agenda kompetisi, hingga pengelolaan organisasi disebut tidak berjalan efektif sehingga berdampak langsung pada perkembangan olahraga Muaythai di daerah, katanya lagi.
Dalam pernyataan tersebut, para Pengprov meminta agar segera dilakukan langkah organisasi yang sesuai dengan aturan, termasuk kemungkinan digelarnya musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) guna menentukan kepemimpinan baru di tubuh PB Muaythai Indonesia.
Para pengurus daerah berharap situasi ini dapat segera diselesaikan secara bijaksana demi menjaga soliditas organisasi serta fokus utama dalam membina atlet agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga:
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pengurus Besar Muaythai Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait mosi tidak
percaya yang diajukan oleh seluruh Pengprov tersebut. (Red.)