Medan- Massa Aksi yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Masyarakat Mandiri (KM3SU) mendatangi Ma
polda Sumatera Utara meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara khususnya Direktorat Kriminal Khusus mengusut dugaan permainan Pembangunan Jalan Beton di Desa Aek Raso menuju Koalisi Aktivis Bersatu Kota Medan berkunjung ke Markas Kepolisian Daerah Sumatera Cikampak Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Proyek yang dikerjakan oleh CV. Amanda Citra ini memiliki nilai pagu Rp. 2.985.825.00,00 bersumber dari APBD Dana Alokasi Umum Kabupaten Labuhanbatu Selatan 2025 dengan nomor kontrak 018/SP-Kontrak/PP/Kom-BM1/APBD/DPUTR/2025 terlihat banyaknya retakan-retakan dibeberapa titik disepanjang beton yang baru di bangun. Hal ini diduga dapat merugikan keuangan Negara dan keselamatan masyarakat yang melintasi jalan tersebut.
"Jalan yang harusnya instrumen mobilitas masyarakat untuk beraktivitas harusnya dikerjakan dengan baik karena menyangkut hajat hidup orang banyak, bayangka saja apabila terjadi kecelakaan pengerjaan jalan yang amburadul ini siapa yang dirugikan kalo tidak masyarakat yang melintasinya " Ujar IS Marpaung. "Kami juga berharap kepada bapak Ka
polda Sumatera Utara turut memeriksa Bupati Labuhanbatu Selatan saudara FS yang diduga ikut terlibat dalam pengkondisian pemenang tender Proyek Pembangunan jalan beton ini". pungkas Marpaung.
Di akhir demonstrasinya massa KM3SU meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk memeriksa Kepala Dinas PUPR Labuhanbatu Selatan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, rekanan dan oknum-oknum yang terlibat dalam kegiatan Pembangunan Jalan Beton di Desa Aek Raso menuju Cikampak Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
"Kami meminta kepada
polda sumatra utara agar menurunkan personel Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut untuk mengusut tuntas dan memeriksa pihak-pihak terkait Pembangunan Jalan Beton di Desa Aek Raso menuju Cikampak Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang diduga tidak sesuai dengan bestek serta diduga menggunakan material sesuai spesifikasi ". Tutup Marpaung.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News